PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Rupiah Makin Perkasa Dekati Rp12.000/USD, Dolar Australia Loyo

Best Profit Futures – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada pembukaan hari ini semakin perkasa,

bahkan mendekati level Rp12.000/USD, setelah pada akhir pekan kemarin berada di jalur positif. Penguatan rupiah hari ini di tengah merosotnya dolar Australia (AUD).

Posisi rupiah berdasarkan data Yahoo Finance semakin terlihat menguat terhadap USD atau dibuka di level Rp13.005/USD.

Posisi ini jauh lebih baik dibanding penutupan akhir pekan kemarin yang berada di level Rp13.131/USD.

Berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI

pada level Rp13.029/USD. Posisi ini jauh membaik dari posisi sebelumnya di posisi Rp13.159/USD.(Best Profit Futures)

Data Bloomberg, rupiah dibuka berada di level Rp13.032/USD dengan kisaran Rp12.984-Rp13.052/USD.

Posisi itu terlihat semakin menguat dibanding penutupan hari kemarin yang berada di level Rp13.130/USD.

Sementara, berdasarkan dara Sindonews bersumber dari Limas, rupiah berada di level Rp13.045/USD. Posisi ini naik dari posisi penutupan kemarin yang berada di level Rp13.135/USD.

Dilansir Reuters hari ini, dolar Australia jatuh akibat terjadi profit taking pada Senin pagi setelah membukukan kinerja mingguan terbaik dalam lebih dari emapt tahun. Sementara, greenback masih berjuang untuk menguat.

Aussie terlihat melemah 0,3% menjadi 0,7420 per USD, terjadi pemangkasan 4,4% dari penguatan pekan lalu.

Hal itu mampu mengungguli data yang menunjukkan terjadi percepatan tak terduga dalam ekonomi Australia, yang mengurangi kemungkinan melakukan pemotongan suku bunga lebih lanjut tahun ini.(Best Profit Futures)

“AUD/USD mereda sederhana atau tipis pada perdagangan Asia setelah dimulainya pekan Kongres Nasional Rakyat China (NPC),” tulis Joseph Capurso, ahli strategi mata uang pada Commonwealth Bank.

Greenback gagal mempertahankan keuntungan, dipicu oleh laporan nonfarm payrolls. Awalnya naik pada pertumbuhan pekerjaan yang solid dari 242.000,

tapi dengan cepat berbalika arah karena pasar melihat ada penurunan mengecewakan pada laba. Namun, Indeks USD stabil di 97,318.

“AUD/USD mereda sederhana atau tipis pada perdagangan Asia setelah dimulainya pekan Kongres Nasional Rakyat China (NPC),” tulis Joseph Capurso, ahli strategi mata uang pada Commonwealth Bank.

Greenback gagal mempertahankan keuntungan, dipicu oleh laporan nonfarm payrolls. Awalnya naik pada pertumbuhan pekerjaan yang solid dari 242.000,

tapi dengan cepat berbalika arah karena pasar melihat ada penurunan mengecewakan pada laba. Namun, Indeks USD stabil di 97,318.(Best Profit Futures)

Sumber : sindonews.com