PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Rupiah Diramal Lanjutkan Pelemahan

Best Profit Futures – Laju rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada hari ini diramal melanjutkan pelemahan jika tidak ada sentimen positif yang cukup memberikan dorongan penguatan pada rupiah.

“Apalagi jika rilis data-data ekonomi pada awal pekan tidak begitu baik, maka perlu kiranya diwaspadai potensi pelemahan lanjutkan rupiah,” ujarnya di Jakarta, Senin (Best Profit Futures).

Reza mengatakan, pasca laju rupiah mengalami kenaikan, kini mulai berbalik melemah seiring imbas kenaikan laju USD.

Dia memprediksi rupiah akan berada di level support Rp13.500/USD serta resisten Rp13.400/USD.

Di sisi lain, lanjut dia, laju USD kembali mengalami kenaikan terhadap rupiah setelah terimbas kembali melemahnya laju harga minyak mentah dunia.

Berdasarkan data yang diperoleh, minyak West Texas Intermediate (WTI) sempat turun hingga USD26,13/barel pada perdagangan intraday atau di bawah rekor terendah sejak

Mei 2003, senilai USD26,19 yang dibukukan pada Januari.

Meski demikian, laju penurunan harga WTI mulai berkurang jelang akhir

perdagangan di mana hanya turun 1,24% ke USD27,11/barel di bursa komoditas New York.

“Terhadap mata uang lainnya, laju USD terlihat menguat antara lain

EUR, AUD, JPY, CHF dan beberapa lainnya. Sehingga, memberikan imbas negatif pada laju rupiah,” pungkas dia.

Saham-saham Jepang merosot, dengan indeks acuan menghapus gain September,

seiring meningkatnya sentimen atas gejolak pada perusahaan pemberi pinjaman

Jerman Deutsche Bank AG yang terdengar di pasar global.

Indeks Topix turun 1,5% menjadi 1,322.95 pada istirahat perdagangan di Tokyo, menuju penurunan 0,5% bulan ini. saham New York yang terdaftar Deutsche Bank jatuh setelah

Bloomberg News melaporkan sekitar 10 hedge fund melakukan bisnis dengan kreditur telah bergerak untuk mengurangi eksposur keuangan mereka.

Penurunan mengikuti permintaan dari otoritas AS bahwa Deutsche Bank membayar $ 14 milyar untuk

menyelesaikan klaim perusahaan menjual sekuritas berbasis securities mortgage.

Indeks Topix turun 1,5% menjadi 1,322.95 pada istirahat perdagangan di Tokyo,

menuju penurunan 0,5% bulan ini. saham New York yang terdaftar Deutsche

Bank jatuh setelah Bloomberg News melaporkan sekitar 10 hedge fund melakukan bisnis dengan kreditur telah bergerak untuk mengurangi eksposur keuangan mereka.

Penurunan mengikuti permintaan dari otoritas AS bahwa Deutsche Bank membayar

$ 14 milyar untuk menyelesaikan klaim perusahaan menjual sekuritas berbasis securities mortgage. (Best Profit Futures).

Sumber : sindonews.com