PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; RI Dorong Penguatan Arsitektur di Kawasan Lingkar Samudra Hindia

Best Profit Futures – Duta Besar RI Abu Dhabi, Husin Bagis, mendorong penguatan arsitektur di kawasan Lingkar Samudra Hindia pada Pertemuan

The Indian Ocean Rim Association (IORA) Ministerial Economic and Business Conference II (EBC-II) yang berlangsung 11 – 13 April 2016, di Dubai, Persatuan Emirat Arab (PEA).

“IORA Concord akan memperkuat arsitektur di kawasan dan memberikan dorongan baru bagi upaya bersama untuk menjadi mesin dari pertumbuhan ekonomi global,”

ujar Husin, yang hadir mewakili Indonesia selaku ketua IORA periode 2015 – 2017, seperti dikutip dari keterangannya, Jumat (15/4/2016).(Best Profit Futures)

Sehubungan dengan itu, Menteri Ekonomi PEA, Sultan Bin Saeed Al Mansoori, turut mendorong penguatan arsitektur di kawasan melalui peningkatan kerja sama

ekonomi intra IORA dalam bentuk Free Trade Agreement untuk memajukan pertumbuhan perdagangan dan investasi intra IORA.(Best Profit Futures)

Pertemuan The Indian Ocean Rim Association (IORA) Ministerial Economic and Business Conference II (EBC-II) kali ini mengambil tema ‘Small

and Medium Enterprises and Innovation: Investing in a sustainable future’ dan dilaksanakan back-to-back dengan 6th Edition of the Annual Investment Meeting (AIM).

Peran sentral UKM sebagai tulang punggung ekonomi dan pentingnya inovasi dalam peningkatan pertumbuhan UKM, menarik tuan ruan rumah PEA untuk mengangkat tema UKM dan Inovasi dalam pertemuan tersebut.

“Investasi inovasi bagi UKM adalah hal yang penting untuk mencapai pembangunan berkelanjutan dan inklusif pada tingkat nasional, regional maupun global.

Indonesia berkomitmen untuk mendukung pengembangan UKM di IORA melalui pembangunan Business Innovation Centre di kawasan Samudera Hindia,”

ujar Husin, di hadapan 14 negara anggota IORA yang hadir pada IORA Ministerial EBC-II.

“PEA yakin Free Trade Agreement dapat membantu pengembangan UKM Negara anggota IORA,” ujar Menteri Ekonomi PEA. “PEA membuka diri

terhadap kerja sama public-private partnership di 7 sektor penting bagi UKM terutama dalam rangka mendorong inovasi yaitu di sektor renewable energy,

transportasi, pendidikan, kesehatan, teknologi, sumber daya air, dan space,” ujarnya lagi.

Para menteri negara anggota sepakat perlunya perhatian khusus bagi UKM di kawasan Samudera Hindia pada beberapa bidang kerja sama seperti kemudahan akses pendanaan,

peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan lokakarya, alih teknologi, penyederhanaan proses perizinan, pembangunan jaringan antar para pengusaha besar dan UKM, dan peningkatan investasi bagi UKM.

IORA Ministerial EBC-II adalah pertemuan Menteri Perdagangan dan Industri IORA untuk membahas visi dan strategi bersama dalam meningkatkan perdagangan dan investasi

serta peran dunia usaha di kawasan Samudera Hindia untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

EBC-II juga mulai berinteraksi dan menjajaki peluang kerja sama kemitraan sektor bisnis dan pemerintah (Public-Private Partnership/PPP) di kawasan.

Pertemuan pertama diadakan di Mauritius pada Juli 2013, yang diinisiasi oleh Mauritius bekerjasama dengan India. Pemerintah PEA mengajukan diri menjadi tuan rumah

EBC-II sebagai bentuk komitmen PEA mendukung kerja sama ekonomi dan meningkatkan partisipasi komunitas bisnis IORA.

Pertemuan dengan Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Internasional PEA

Sebelumnya, Husin Bagis juga telah melakukan courtesy call kepada Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Internasional PEA, Abdullah bin Zayed Al Nahyan,

pada Minggu, 10 April 2016. Pada kesempatan tersebut Menlu

Abdullah melihat hubungan bilateral kedua negara yg sangat baik dan perlunya kerja sama di segala bidang.

Secara khusus, Menlu Abudullah menyampaikan salam hangat untuk

Menlu RI melalui Husin. Menurutnya, hubungan kedua negara tidak saja terefleksikan antara kedua pemerintahan,

tetapi juga terlihat dari interaksi diantara kedua rakyat.

Pada kesempatan yang sama, Husin sependapat akan pentingnya peningkatan hubungan kerja sama antar kedua Negara,

khususnya di bidang trade, tourism and investment.(Best Profit Futures)

Oleh karena itu Husin akan melakukan berbagai terobosan dalam tugasnya untuk meningkatkan kerjasama di bidang-bidang tersebut.

Lebih lanjut, Menlu Abdullah secara khusus menggarisbawahi

pentingnya pembentukan Komisi Bersama di antara kedua negara untuk meningkatkan hubungan bilateral.

Oleh karena itu, Menlu Abdullah menyarankan agar pembentukan Komisi Bersama dapat segera dibahas melalui diplomatic channel.(Best Profit Futures)

Sumber : finance.detik.com