PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Pagi Ini, Harga Emas Alami Penurunan

Best Profit Futures – Perdagangan bursa komoditas berjangka di hari Kamis(3/3), harga emas terpantau turun dengan diperdagangkan lebih rendah

pasca membukukan kenaikan di sesi sebelumnya karena ekonomi AS tengah dibayangi tekanan pelemahan akhir bulan Februari berdasarkan laporan Beige Book dini hari tadi.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, emas berjangka kontrak bulan April terpantau turun 0.15% dengan diperdagangkan pada level $1.240.00 per troy ounce di divisi Comex, AS.

Sedangkan untuk perak berjangka kontrak bulan Maret terpantau naik 1.61% di level $14.970 per troy ounce.(Best Profit Futures)

Harga emas terpantau mendapat tekanan untuk alami penurunan pada pagi ini, setelah dirilisnya laporan fundamental ekonomi Australia.

Dalam sebuah laporan resmi yang dirilis oleh Biro Statistik Australia menyebutkan bahwa defisit neraca perdagangan Australia telah alami penurunan,

yang disesuaikan secara musiman menjadi -2.94B di bulan Januari dari -3.54B di bulan Desember.(Best Profit Futures)

Meski demikian, di sesi sebelumnya harga emas telah berhasil mengalami kenaikan tajam terdorong hasil Beige Book. Akan tetapi kenaikan yang dicatat oleh komoditas

logam kuning ini masih dibatasi akibat membaiknya kondisi pertumbuhan pasar tenaga kerja AS. Laporan resmi yang dirilis oleh Automatic Data Processing menyebutkan bahwa lapangan pekerjaan AS

telah tumbuh sebanyak 214K di bulan Februari, dimana hasil tersebut diluar perkiraan ekonom.

Sementara itu, laporan fundamental pada hari ini akan dipenuhi dengan beragam laporan aktifitas non-manufaktur dari wilayah Tiongkok, Eropa, Inggris,

dan AS. Sedangkan laporan klaim pengangguran AS juga menjadi sorotan penting para pelaku pasar kali ini.(Best Profit Futures)

Saham Jepang jatuh lebih dari setengah perusahaan pada indeks Topix diperdagangkan tanpa hak untuk pembayaran dividen berikutnya.

Indeks Topix turun 1,6% menjadi 1,327.19, dan Nikkei 225 jatuh 1,5% ke level 16,426.61 pada sesi istirahat perdagangan di Tokyo, ,

karena eksportir dan bank memberikan kontribusi untuk penurunan Indeks ekuitas ini. Dari 1.094 saham melanjutkan ex-dividend pada 1966 anggota,

menyamai penurunan 11,15 poin. Salah satu perusahaan tersebut adalah Sumitomo Mitsui Financial Group Inc,

perusahaan pemberi pinjaman terbesar kedua di Jepang, jatuh 3,8% termasuk dampak dari ¥75 ($ 0.75) dividen.(Best Profit Futures)

Sumber : financeroll.com