PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Minyak Fluktuatif terkait Hasil Awal Voting di tengah Gain Mingguan

Best Profit FuturesBest Profit Futures

Best Profit Futures – Minyak berfluktuasi seiring hasil awal dari pemungutan suara apakah akan Inggris akan tetap di Uni Eropa mengindikasikan selisih perolehan suara yang lebih tipis dari yang diperkirakan, seiring harga menuju kenaikan mingguan terbesar dalam sebulan setelah turunnya stok minyak AS

Futures berayun di antara keuntungan dan kerugian di New York setelah ditutup 2 persen lebih tinggi pada hari Kamis. hasil Awal referendum Brexit untuk 21 dari 382 daerah penghitungan lokal menunjukkan bahwa 51,7 persen mendukung untuk meninggalkan Uni Eropa. Output minyak AS turun ke level terendah sejak September 2014 sedangkan stok turun untuk minggu kelima sampai 17 Juni, menurut data pemerintah, Rabu.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus turun 90 sen, atau 1,8 persen, ke level $ 49,21 per barel di New York Mercantile Exchange setelah naik sebanyak 0,7 persen sebelumnya. Harga berada 72 sen lebih rendah di level $ 49,39 pada pukul 08:50 pagi waktu Hong Kong. Total volume perdagangan yakni sekitar 44 persen di atas rata-rata 100-hari. Kontrak naik 2,9 persen minggu ini.

Brent untuk pengiriman Agustus kehilangan 81 sen, atau 1,6 persen, ke level $ 50,10 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Harga naik $ 1,03, atau 2,1 persen, ke level $ 50,91 pada hari Kamis. Minyak mentah patokan global ini diperdagangkan pada premium 81 sen untuk WTI.

Selain itu Pound Raih Penurunan Tertajam Sejak 2009 terkait Brexit

Pound mendapatkan penurunan terbesar sejak 2009, memimpin penurunan untuk aset Inggris, seiring hasil awal Uni Eropa referendum Inggris mengurangi keyakinan kubu “Tetap” sedang menuju kemenangan.

Mata uang negara Inggris ini jatuh terhadap semua mata uang utama, dan FTSE 100 Index berjangka turun setelah hasil dari dua kota industri di timur laut Inggris menunjukkan dukungan yang lebih besar untuk meninggalkan blok dari yang akademisi telah perkirakan.

Ayunan harga untuk mata uang Inggris berakselerasi seiring hasil pertama dari referendum mulai terlihat, dengan perdagangan sterling berada dalam jangkauan lebih dari 4 persen. mata uang negara beribukota sebelumnya naik di atas $ 1,50 untuk pertama kalinya sejak Desember setelah survei nasional YouGov Plc yang dilakukan pada hari pemungutan suara menunjukkan suara 52 persen untuk status quo, dan juga turun sebanyak 3,9 persen.

Sterling turun 2,4 persen ke level $ 1,4525 pada pukul 01:42 pagi waktu London. Mata uang ini sebelumnya menyentuh $ 1,5018, yang merupakan level tertinggi sejak Desember. (Best Profit Futures)

Sumber: Bloomberg