PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Libur Panjang, Tarif Kamar Hotel Naik 20 Persen

Best Profit Futures – Tingginya permintaan kamar hotel di sejumlah daerah wisata membuat harga kamar mengalami kenaikan saat libur panjang. Lonjakan harga tersebut berkisar antara 10 persen-20 persen dari harga normal.

Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Haryadi Sukamdani mengatakan kenaikan harga kamar saat libur panjang ini merupakan kebijakan dari masing-masing hotel. Hal tersebut sudah umum dilakukan oleh pengelola hotel pada saat peak season.

“Long weekend biasanya naik antara 10-20 persen. Ini karena permintaannya tinggi,” ujar dia di Jakarta, Kamis (Best Profit Futures).

Untuk pemesanan kamar, lanjut Haryadi, sebenarnya banyak dilakukan oleh para wisatawan saat mendekati hari H. Hal ini berbeda dengan pemesanan tiket pesawat yang biasanya dilakukan sejak jauh-jauh hari.

“Hotel sebetulnya banyak pesannya mendadak, satu hari sebelumnya, cuma dapat harganya tinggi. Kalau pemesanan hotel tidak seperti pesan tiket pesawat yang jauh-jauh hari,” kata dia.(Best Profit Futures).

Menurut Haryadi, untuk kebutuhan liburan, pemesanan kamar hotel biasanya d‎ilakukan seminggu sebelumnya. Hal seperti ini justru menguntungkan

pengusaha hotel karena harga kamar akan lebih mahal jika dipesan mendekati hari H.

“Rata-rata mereka booking H-7 karena biasanya tiket pesawatnya dulu yang dipastikan. Tapi kalau pesan mendekati hari H justru hotelnya seaeng karena rate-nya kan sudah tinggi,” tandas dia.

Saham-saham Hong Kong ditutup turun pada hari Jumat, turun lebih rendah oleh saham-saham keuangan dan tertekan akibat pelemahan arus masuk uang di China, setelah investor mengambil keuntungan dari lonjakan pada hari sebelumnya yang dipicu oleh pendekatan Federal Reserve menaikkan suku bunga AS.

Indeks Hang Seng turun 0,3 persen, ke 23,686.48, sedangkan Indeks China Enterprises kehilangan 1,0 persen, ke 9,796.01 poin.

Tapi selama seminggu ini, Indeks Hang Seng telah naik 1,5 persen, sedangkan HSCE menguat 2,1 persen.

Sebagian besar sektor turun pada hari Jumat, dengan saham keuangan memimpin penurunan.

Keinginan telah terkekang oleh tanda-tanda bahwa suku bunga China di saham Hong Kong tiba-tiba melemah, setelah aliran yang kuat dan stabil selama bulan lalu.

Pada hari Jumat, hanya 500 juta yuan ($ 74.97 juta) yang mengalir ke Hong Kong dari China daratan melalui Shanghai-Hong Kong Stock Connect, atau hanya 5 persen dari kuota harian. Selama sebulan terakhir, sekitar 40 persen dari kuota rata-rata digunakan setiap hari.(Best Profit Futures).

Sumber : liputan6.com