PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Kinerja Perbankan RI Salah Satu yang Terbaik di Dunia

Best Profit Futures – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyatakan, kondisi perbankan Indonesia secara umum masih dalam kategori sehat dan aman.

Hal ini ditunjukkan melalui beberapa data indikator perbankan yang tercatat menjadi salah satu yang terbaik di dunia.

Kepala Eksekutif LPS Fauzi Ichsan mengungkapkan, secara nasional kinerja perbankan Indonesia sangat bagus. Ditandai dengan rasio kecukupan modal (Capital Adequacy Ratio/CAR) yang berada pada level 21 persen.

“Rasio kecukupan modal 21 persen oleh perbankan Indonesia merupakan salah satu yang tertinggi di dunia dan tertinggi sepanjang sejarah Indonesia,”

jelas dia usai Penandatanganan MoU dengan 6 Kantor Akuntan Publik di kantor LPS, Jakarta, Jumat (Best Profit Futures).

Dari sisi kredit macet (Non Performing Loan/NPL), diakui Fauzi, masih di angka 2,8 persen atau relatif rendah dibanding bantalan permodalan dari bank di Indonesia.

Indikator lainnya, sambung Mantan Kepala Ekonom Standard Chartered Bank ini, marjin bunga bersih (Net Interest Margin/NIM),

yakni selisih suku bunga deposito atau simpanan dan suku bunga kredit masih di kisaran 5 persen, adalah yang terbaik di Asia dan salah satu yang terbaik di dunia.

Lanjutnya, return non equity perbankan juga di atas 20 persen masih menunjukkan salah satu yang terbaik di dunia.

“Dengan indikator tersebut, perbankan Indonesia masih sehat. Pertumbuhan ekonomi nasional 5,2-5,3 persen dibanding ekonomi dunia yang diperkirakan hanya tumbuh 3-3,5

persen, masih aman bagi perbankan kita,” jelas Fauzi.

Minyak turun karena spekulasi berlimpahnya pasokan global akan bertahan di tengah meningkatnya pasokan dari Nigeria dan Libya hingga AS.

Minyak berjangka turun 1,2 persen di New York setelah naik 0,6 persen pada hari Senin. Produksi minyak Nigeria diperluas menjadi 1,75 juta barel per hari

dan akan terus naik setelah pemerintah menjangkau para militan dan melakukan gencatan senjata yang memungkinkan untuk memulai lagi beberapa produksi,

Menteri Negara Petroleum Emmanuel Kachikwu mengatakan. Libya telah menaikkan produksi menjadi 450.000 barel per hari karena beberapa ladang minyak kembali beroperasi, menurut National Oil Corp.

Cadangan minyak mentah AS mungkin meningkat 3,13 juta barel pada pekan lalu, menurut survei Bloomberg sebelum rilis data dari pemerintah pada hari Rabu.

Minyak telah berfluktuasi sejak mengalami reli di bulan Agustus terhadap spekulasi pertemuan OPEC dan Rusia di Aljir minggu depan akan mencapai kesepakatan untuk menstabilkan pasar.

Anggota OPEC dekat dengan kesepakatan, menurut Presiden Venezuela Nicolas Maduro, sedangkan sekretaris jenderal kelompok tersebut mengatakan pertemuan luar biasa adalah mungkin jika

para menteri mencapai konsensus. Aljazair mendesak para produsen minyak untuk melakukan potongan 1 juta barel per hari.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober, yang berakhir pada hari Selasa, berada di $ 42,77 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 53 sen, pada pukul 13:46 siang di London.

Harga WTI pada hari Senin menguat 27 sen menjadi $ 43,30. Total volume perdagangan di hari Selasa adalah sekitar 19 persen di bawah rata-rata 100-hari.

Kontrak teraktif untuk bulan November turun 54 sen, atau 1,2 persen, ke $ 43,32.

Minyak Brent untuk pengiriman November turun 56 sen, atau 1,2 persen, ke $ 45,39 di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London,

dan diperdagangkan lebih besar $ 2,09 dari WTI untuk bulan yang sama. Minyak mentah acuan global naik 18 sen menjadi $ 45,95 per barel pada hari Senin. (Best Profit Futures).

Sumber: Bloomberg