PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Inilah Data PHK 2016 Versi Kementerian Ketenagakerjaan

Best Profit Futures – Kementerian Ketenagakerjaan merilis data pemutusan hubungan kerja (PHK) per Januari 2016. Sejak pergantian tahun, PHK telah terjadi di lima daerah, yaitu DKI Jakarta, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan, dan Kabupaten Bandung.

“Daerah-daerah lain belum ada,” kata Kasubdit Pencegahan Perselisihan Hubungan Industrial Kementerian Ketenagakerjaan Heru Widianto di Jakarta, Kamis, 11 Februari 2016. (Best Profit Futures)

Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan per Januari 2016, terjadi 208 kasus PHK dengan jumlah orang kehilangan pekerjaan sebanyak 1.377. PHK terbanyak terjadi di DKI Jakarta, yakni mencapai 1047 pekerja.

Menurut dia, data tersebut telah melalui prosedur sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Artinya, data yang ada telah memiliki putusan pengadilan atau penetapan lembaga penyelesaian perselisihan hubungan industrial dan mempunyai kekuatan hukum tetap. “Kalau tidak selesai melalui mediasi, kan harus diselesaikan melalui pengadilan,” tuturnya. (Best Profit Futures)

Para Pekerja yang di-PHK tersebut dipastikan mendapatkan hak-hak dan pemenuhan kebutuhan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Jika ada penyimpangan dalam pemenuhan tersebut, Heru meyakinkan Kementerian Ketenagakerjaan akan memberi sanksi bagi perusahaan. “Kalau tidak terfasilitasi sebagaimana mestinya, pasti akan kita beri sanksi,” ujarnya.

Saham-saham Hong Kong merosot, memangkas kinerja kuartalan terbaiknya dalam tujuh tahun terakhir, karena kekhawatiran mengenai kesehatan pemberi pinjaman terbesar Jerman yang memacu penurunan perusahaan finansial.

Indeks Hang Seng turun 1,3% pada 10:17 pagi waktu setempat, sehingga memangkass gain sejak akhir Juni hingga 13%. Bank of Communications Co memimpin Indeks perusahaan finansial lebih rendah, turun sebanyak 2,8%. perusahaan properti turun untuk hari kedua, dengan China Resources Land Ltd jatuh ke dua pekan terendah. Indeks perusahaan China yang diperdagangkan di Hong Kong turun 1,3%, sedangkan indeks Shanghai Composite sedikit berubah.

Saham Asia menurun terkait sentimen atas krisis finansial Deutsche Bank AG, sehingga memacu aksi jual di saham-saham finansial global.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,9% menjadi 140,05 pada 09:07 pagi di Tokyo,. Indeks saham finansial Asia paling membebani Indeks acuan, jatuh sebanyak 1% karena Jepang Mitsubishi UFJ Financial Group Inc dan Australia Termasuk Commonwealth Bank of Australia melampaui penurunan diantara perusahaan pemberi pinjaman. Indeks Topix turun 2% karena yen diperdagangkan pada 101,20 per dolar setelah-Menunjukkan laporan harga konsumen yang turun untuk bulan keenam pada bulan Agustus.

Saham Deutsche Bank di AS merosot ke level terendah, yang menyeret saham finansial lebih rendah setelah-Bloomberg News. (Best Profit Futures)

Sumber :tempo.co