PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Ini Tips Memulai Bisnis dari Salah Satu Orang Terkaya RI

Best Profit Futures – Ada beberapa hal yang kerap dipertanyakan oleh mereka yang ingin memulai bisnis. Mulai dari bagaimana memulainya, bagaimana langkah-langkahnya hingga kapan balik modal.

Menurut Theodore Permadi Rachmat atau TP Rachmat, salah satu orang terkaya di Indonesia, yang pertama kali perlu diperhatikan adalah mencari obyek bisnis yang tengah diminati banyak orang.

Selain itu, dalam menjalankan bisnis juga harus dengan rencana yang matang sehingga hasil yang didapatkan maksimal.

“Harus cari yang anginnya besar. Kalau nggak besar layangannya nggak naik. Nomor dua adalah prosesnya harus rapih.

Kalau proses nggak rapih juga nggak akan sustainable,” ujar pria yang akrab disapa Teddy itu, saat acara Wealth Wisdom di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta Pusat, Kamis (Best Profit Futures).

Rekan yang dipilih dalam berbisnis juga perlu diseleksi, yaitu yang dapat membantu mengembangkan bisnis yang akan dijalankan. Tidak hanya itu, jika nantinya sudah berjalan maka usaha yang ada harus patuh membayar pajak.

“Harus transparan, harus bersih. Bayar pajaknya yang benar, kalau nggak, itu nggak sustainable itu aja,” ungkap Teddy.

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai tips-tips dalam memulai bisnis, ia juga telah menulis buku yang memberikan pandangan dalam memulai bisnis.

“Itu kan saya sebenarnya bikin buku. Buku itu persis mengajarkan untuk anak-anak yang baru supaya jangan bikin kesalahan. Ini bisnis tuh harus baik,” pesan Teddy.(Best Profit Futures)

Minyak melanjutkan kenaikannya setelah data pemerintah mingguan menunjukkan persediaan AS turun ke level terendahnya sejak Februari, pemangkasan stok di tingkat musiman tertinggi dalam setidaknya tiga dekade terakhir.

Minyak berjangka November naik sebanyak 1,2 persen di New York setelah menguat 2,9 persen pada Rabu kemarin. Persediaan turun sebesar 6,2 juta barel pekan lalu,

menurut Energy Information Administration. Sebuah survei Bloomberg sebelum laporan memperkirakan kenaikan sebanyak 3,25 juta barel.

Anggota OPEC Arab Saudi dan Iran, yang persaingannya melemahkan kesepakatan mengenai pasokan minyak awal tahun ini, bertemu di Wina seminggu sebelum organisasi tersebut mengadakan pembicaraan di Aljazair.

West Texas Intermediate untuk pengiriman November naik sebanyak 54 sen ke $ 45,88 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di $ 45,79 pada 13:29 pagi di Hong Kong.

Kontrak naik $ 1,29 menjadi ditutup di $ 45,34 pada hari Rabu. Total volume perdagangan sekitar 63 persen di bawah rata-rata 100-harinya.

Harga memiliki rata-rata sekitar $ 44,80 pada kuartal ini.

Brent untuk pengiriman November naik sebanyak 53 sen, atau 1,1 persen, ke $ 47,36 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange.

Harga naik 95 sen, atau 2,1 persen, ke $ 46,83 pada hari Rabu. Minyak acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 1,47 untuk WTI.(Best Profit Futures)

Sumber : finace.detik.com