PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Indeks Unggulan Bergerak Positif, IHSG Bertahan di Jalur Hijau

Best Profit Futures – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga perdagangan di sesi I bergerak di teritori positif. Pada perdagangan sesi I, IHSG ditutup menguat 1,054 poin (0,02%) ke 4.658,776. Sementara indeks unggulan LQ45 ditutup naik 0,422 poin (0,05%) ke 811.422. Membuka perdagangan, Kamis (25/2), IHSG dibuka menguat 24,27 poin (0,52%) ke level 4.681,99.

Tercatat, tujuh sektor berhasil menguat, sementara 3 sektor lainnya bergerak di teritori negatif. Penguatan tertinggi terjadi di sektor industri dasar 0,96%, disusul sektor infrastruktur 0,63%. Pelemahan tertinggi terjadi di sektor agrikultur sebesar 3,44%. Sebanyak 131 saham naik, 110 saham turun, dan 70 saham stagnan. Frekuensi saham yang diperdagangkan sebanyak 122.509 kali, dengan total volume yang diperdagangkan mencapai 2,123 miliar saham, senilai Rp 2,109 triliun. Dana asing keluar Rp 43,175 miliar. (Best Profit Futures)

Beberapa saham yang masuk dalam jajaran top gainers di antaranya UNVR naik 700 poin (1,67%) ke Rp 42.700, HMSP naik 500 poin (0,47%) ke Rp 107.500, BTPN naik 305 poin (13,53%) ke Rp 2.560, dan INTP naik 300 poin (1,57%) ke Rp 19.400. Saham-saham yang masuk dalam jajaran top losers di anataranya GGRM turun 1.875 poin (2,86%) ke Rp 63.625, AALI turun 1.675 poin (10,11%) ke Rp 14.900, EMTK turun 600 poin (6,17%) ke Rp 9.125, dan SMAR turun 370 poin (9,25%) ke Rp 3.630.(Best Profit Futures)

Mengutip data perdagangan Reuters, dolar AS siang ini bergerak di Rp 13.421. Sedangkan kondisi bursa saham Asia siang ini, antara lain: Indeks Nikkei 225 naik 156,04 poin (0,98%) ke 16.071,83, Indeks Hang Seng turun 111,93 poin (0,58%) ke 19.080,52, Indeks SSE Composite turun 105,83 poin (3,61%) ke 2.823,06, dan Indeks Straits Times naik 2,88 poin (0,08%0 ke 2.622,75.

Bank Indonesia (BI) melihat laju inflasi di tahun ini akan rendah di kisaran 4%. Karena itu, ruang penurunan suku bunga acuan atau BI Rate masih mungkin dilakukan. Demikian disampaikan Direktur Eksekutif, Departemen Riset dan Kebijakan Moneter BI, Juda Agung, saat ditemui di Hotel Shangri-La, Jakarta, Kamis (25/2). Saat ini besaran BI Rate adalah 7%, dan sudah diturunkan dua kali selama awal tahun ini.(Best Profit Futures)

Pada kesempatan tersebut, Juda mengatakan, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga masuk kompetitif, bila dilihat dari tingkat nilai tukar riil (real exchange rate/RER). BI masih optimistis nilai tukar rupiah akan terjaga di tahun ini, dengan arus modal asing yang masuk. Meski begitu, BI akan sangat berhati-hati memantau arus dana asing (inflow) yang masuk

Sumber : financerill.com