PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; IHSG Koreksi 12 Poin pada Awal Sesi Perdagangan

Best Profit Futures – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada perdagangan saham Selasa pekan ini. Laju IHSG tersebut mengikuti gerak bursa saham global.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Selasa (26/4/2016),

IHSG susut 12,71 poin atau 0,26 persen ke level 4.866,15.

Pelemahan IHSG berlanjut pada pembukaan perdagangan saham pukul 09.00 WIB. IHSG melemah 18,72 poin atau 0,38 persen ke level 4.860,14.

Indeks saham LQ45 tergelincir 0,50 persen ke level 841,42.

Sebagian besar indeks saham acuan tertekan kecuali indeks saham DBX naik 0,03 persen.

Ada sebanyak 60 saham melemah sehingga menyeret IHSG ke zona merah. Sementara itu, 74 saham menguat sehingga menahan pelemahan IHSG. Sedangkan 59 saham lainnya diam di tempat. (Best Profit Futures)

Pada awal sesi perdagangan, IHSG sempat berada di level tertinggi 4.866,38 dan terendah 4.856,59. Total frekuensi perdagangan saham sekitar 14.412 kali dengan volume perdagangan saham 380,4 juta saham.

Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 304,3 miliar.

Secara sektoral, sebagian besar sektor saham tertekan kecuali sektor saham perkebunan naik 0,46 persen. Sektor saham keuangan susut 0,72 persen,

sektor saham infrastruktur merosot 0,69 persen, dan mencatatkan penurunan terbesar. Sedangkan sektor saham barang konsumsi tergelincir 0,42 persen.

Pada perdagangan saham Selasa pagi ini, investor asing melakukan aksi jual sekitar Rp 37 miliar. Sedangkan pelaku pasar lokal melakukan aksi beli bersih sekitar Rp 46 miliar.(Best Profit Futures)

Saham-saham yang menggerakkan indeks saham dan menguat antara lain saham ELSA naik 2 persen ke level Rp 510 per saham,

saham GJTL mendaki 1,5 persen ke level Rp 675 per saham, dan saham BIRD menguat 1,15 persen ke level Rp 4.405 per saham.

Sedangkan saham-saham tertekan antara lain saham BMRI melemah 1,81 persen ke level Rp 9.500 per saham, saham ADRO susut dua persen ke level Rp 735 per saham, dan saham KAEF susut 3,75 persen ke level Rp 1.285 per saham.

Bursa saham Asia cenderung variasi pada Selasa pekan ini. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 0,03 persen ke level 21.311,

indeks saham Korea Selatan Kospi menguat 0,21 persen ke level 2.018,85, indeks saham Shanghai mendaki 0,24 persen ke level 2.953. Diikuti indeks saham Taiwan menanjak 0,45 persen ke level 8.599,12.

Indeks saham Jepang Nikkei melemah 0,70 persen ke level 17.318 dan indeks saham Singapura tergelincir 0,33 persen ke level 2.890,80. Posisi dolar Amerika Serikat di level Rp 13.206.

Analis PT First Asia Capital David Sutyanto menuturkan menyusul kondisi pasar global yang tengah mengurangi aset berisiko menjelang pertemuan bank sentral Amerika Serikat (AS)/the federal reserve dan Jepang pekan ini, IHSG akan bergerak variasi dengan kecenderungan koreksi.

Koreksi ini bersifat temporer menyusul prospek pertumbuhan laba emiten lebih baik pada tahun lalu.Sejumlah isu individual emiten juga akan turut mempengaruhi perdagangan saham pada Selasa pekan ini menjelang rilis laba kuartal I 2016. “IHSG akan bergerak dengan support di 4.860 dan resistance di 4.900,” ujar David.(Best Profit Futures)

Sumber : liputan6.com