PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Harga Minyak Turun 2%

Best Profit Futures – Pada perdagangan Selasa waktu New York, harga minyak dunia turun 2%. Karena adanya tekanan teknikal, dan juga kekhawatiran peningkatan stok minyak di Amerika Serikat (AS).

Selain itu, investor juga masih menunggu hasil rapat dari Federal reserve (The Fed) yang akan berakhir Rabu waktu setempat. (Best Profit Futures)

Dilansir dari Reuters, Rabu (16/3/2016), minyak jenis Brent turun 79 sen (2%) ke US$ 38,74/barel. Sementara minyak produksi AS turun 84 sen (2,3%0 ke US$ 36,34/barel.(Best Profit Futures)

Dalam 6 pekan terakhir, harga minyak sempat naik 50%,

setelah produsen minyak besar dunia berencana menahan produksi minyaknya ke tingkat yang sama dengan produksi di Januari 2016 lalu.

Namun, rencana yang dibuat OPEC dan Rusia ini ditolak oleh Iran,

selaku produsen minyak nomor 4 terbesar dunia. Sehingga pelaku pasar meragukan rencana itu akan berjalan.

Selain itu saham Jepang jatuh lebih dari setengah perusahaan pada indeks Topix diperdagangkan tanpa hak untuk pembayaran dividen berikutnya.

Indeks Topix turun 1,6% menjadi 1,327.19, dan Nikkei 225 jatuh 1,5% ke level 16,426.61 pada sesi istirahat perdagangan di Tokyo, ,

karena eksportir dan bank memberikan kontribusi untuk penurunan Indeks ekuitas ini. Dari 1.094 saham melanjutkan ex-dividend pada 1966 anggota,

menyamai penurunan 11,15 poin. Salah satu perusahaan tersebut adalah Sumitomo Mitsui Financial Group Inc, perusahaan pemberi pinjaman terbesar kedua di Jepang,

jatuh 3,8% termasuk dampak dari ¥75 ($ 0.75) dividen.

Saham Asia jatuh, ditekan oleh penurunan saham Jepang dan harga minyak melemah karena teredam nya harapan pemangkasan output.

Indeks MSCI Asia Pacific turun 0,5% menjadi 141,33 pada 09:06 pagi di Tokyo. Indeks Topix turun 1,1%, yang terbesar dalam dua-setengah pekan,

karena lebih dari setengah perusahaan pada Indeks diperdagangkan tanpa hak untuk dividen berikutnya. Yen berada di 100,49 per dolar.

perdagangan minyak volatile, dengan harga di bawah $ 45 per barel karena investor turunkan

harapan mengenai kesepakatan untuk menurunkan produksinya saat pertemuan menteri OPEC pada Rabu.

Indeks Kospi Korea Selatan turun 0,1 persen. Indeks S & P / ASX 200 Australia naik 0,5%. Indeks S & P / NZX 50 Selandia Baru naik 0,2%. pasar finansial

Taiwan ditutup untuk hari kedua karena terjangan Topan Megi yang telah menewaskan sedikitnya empat orang dan lebih dari 300 orang luka-luka.(Best Profit Futures)

Sumber : finance.detik.com