PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Harga Minyak Angkat Bursa Asia ke Zona Positif

Best Profit Futures – Bursa saham Asia di luar Jepang naik ke level tertingi pada tahun ini menyusul harga minyak yang naik ke level US$ 40 per barel,

dan pasca The Fed menahan suku bunga acuan.

MSCI Asia Pasifik kecuali Jepang Indeks kembali tempatnya sebelum

gelombang volatilitas global mengirim ukuran saham ke level terendah sejak 2011 pada akhir Januari.

Minyak mentah AS berada di atas US$ 40 per barel, dekat titik tertinggi tahun ini, dan tembaga berjangka stabil menyusul lonjakan 2,6 persen.

Indeks Topix Jepang jatuh untuk hari keempat, dipimpin rendahnya ekspor karena yen menuju minggu terbaik dalam sebulan.

The Bloomberg Dollar Spot Index menuju level terendah delapan bulan karena mata uang emerging-market memperpanjang keuntungan.(Best Profit Futures)

“Pasar masih berada di level rendah setelah keputusan The Fed,” ujar Ekonom

Senior di ANZ Bank New Zealand, Philip Borkin dilansir dari Bloomberg, Jumat (Best Profit Futures)

“Tampaknya anggota FOMC lebih perhatian pada outlook ekonomi global,” lanjutnya.

MSCI Asia Pasifik di luar Jepang naik 0,4 persen pada 09:52 waktu Tokyo, ditetapkan untuk penutupan tertinggi sejak 25 Desember dan kemajuan 1,9 persen pekan ini.

Indeks Topix turun 1,2 persen, menyeret lebih luas MSCI Asia Pacific Index turun 0,2 persen.

Indeks Australia naik hari ketiga berturut-turut, menambahkan 0,2 persen setelah bouncing pada Kamis. Harga bijih besi, pendapatan ekspor terbesar negara itu, naik 4,7 persen pada Kamis.

Sementara indeks Selandia Baru naik 0,4 persen dan Kospi di Seoul Korea Selatan naik 0,2 persen.

Sedangkan saham Jepang jatuh lebih dari setengah perusahaan pada indeks Topix diperdagangkan tanpa hak untuk pembayaran dividen berikutnya.

Indeks Topix turun 1,6% menjadi 1,327.19, dan Nikkei 225 jatuh 1,5% ke level 16,426.61 pada sesi istirahat perdagangan di Tokyo, , karena eksportir dan bank memberikan kontribusi untuk penurunan Indeks ekuitas ini. Dari 1.094 saham melanjutkan ex-dividend pada 1966 anggota, menyamai penurunan 11,15 poin. Salah satu perusahaan tersebut adalah Sumitomo Mitsui Financial Group Inc, perusahaan pemberi pinjaman terbesar kedua di Jepang, jatuh 3,8% termasuk dampak dari ¥75 ($ 0.75) dividen.(Best Profit Futures)

Sumber : liputan6.com