PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Forex : Aussie Dollar Bertahan di Jalur Hijau

Best Profit Futures – Berita forex di hari Rabu(4/5), Aussie dollar terpantau menguat terhadap greenback ditengah perhatian pasar yang berfokus kepada laporan ADP Nonfarm Payrolls As nanti malam.

Berlangsungnya perdagangan di sesi Asia, AUDUSD terpantau menguat 0.20% di level 0.7498

dimana pasangan tersebut bergerak menyentuh level low di 0.7468 dan level high di 0.7510.

Pada index dollar AS, yang memperlihatkan performa greenback terhadap

sekeranjang enam mata uang utama lainnya terpantau menguat 0.16% di level 93.17. (Best Profit Futures)

Permintaan greenback dalam beberapa waktu terakhir masih dibayangi tekanan untuk mengalami pelemahan terhadap beberapa mata uang utama lainnya,

pasca keputusan The Fed yang mengambil langkah untuk tetap pertahankan tingkat suku bunga tanpa perubahan.

Di sesi lain, melambatnya pertumbuhan inflasi untuk wilayah Amerika sendiri masih sangat rendah.(Best Profit Futures)

Namun menjelang laporan pasar tenaga kerja AS nanti malam, tampak terlihat volume permintaan greenback kembali terjadi di pasar.

Survei ekonom memperkirakan bahwa ADP Nonfarm Payrolls akan tumbuh sebanyak 205K untuk periode Maret hingga April.

Sementara itu, minimnya laporan fundamental ekonomi global pagi ini cenderung membawa pergerakan

pasar yang lebih tenang dan untuk Bank Sentral Jepang sendiri masih ditutup dalam memperingati hari libur nasional.

Saham Nikkei Jepang rata-rata turun ke level terndah 7-1/2 pekan pada Selasa pagi ini setelah saham AS terkoreksi,

sementara investor bersikap hati-hati menunggu debat presiden AS pertama antara Hillary Clinton dan Donald Trump.

Nikkei turun sebanyak 1,5% menjadi 16,299.84 pada awal perdagangan, setelah menyentuh serendah 16,285.41, yang merupakan level terendah sejak 5 Agustus

Indeks Topix melemah 1,5% menjadi 1,315.40 dan Indeks JPX Nikkei 400 turun 1,6% menjadi 11,780.70.

Sentimen bisnis Jerman di bulan September naik ke level tertinggi dalam lebih dari dua tahun terakhir terkait tanda-tanda bahwa kekhawatiran korporasi pelonggaran

atas prospek ekonomi dan konsekuensi dari keputusan Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa, menurut laporan dari lembaga Ifo yang berbasis di Munich pada hari Senin.

Indeks bisnis Jerman naik ke angka 109,5 dari revisi sebelumnya 106,3.

Yang tertinggi sejak Mei 2014. Para ekonom memperkirakan berada di angka 106,3.

Indeks untuk kondisi saat ini meningkat menjadi 114,7, dan harapan untuk peningkatan menjadi 104,5.(Best Profit Futures)

Sumber : finaceroll.com