PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Ekonomi RI Tumbuh 4,79%, Dolar AS Turun ke Rp 13.600

Best Profit Futures – Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah turun pagi bergerak di kisaran Rp 13.600. Pasca pengumuman pertumbuhan ekonomi 2015 oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Dalam pengumumannya, BPS menyatakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2015 mencapai 4,79%, melambat dibandingkan 2014 yang sebesar 5,02%. (Best Profit Futures)

Menurut Kepala Riset Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo, angka pertumbuhan 4,79% tersebut dinilai membaik di tengah kondisi perlambatan ekonomi saat ini.

Dalam data Reuters, Jumat (5/2/2016), dolar AS turun ke Rp 13.622.

Tingkat tertinggi dolar AS adalah Rp 13.665.

Selain dolar, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung merespons positif hal tersebut.

Hingga pukul 10.15 WIB, IHSG melonjak 1,91% atau 89,612 poin ke 4.755,425.

Nikkei Jepang tergelincir pada hari Jumat ini setelah kekhawatiran mengenai stabilitas Deutsche Bank yang mengguncang Wall Street serta pada saham-saham finansial,

dengan indeks saham memangkas kenaikan kuartalan dan membukukan peenurunan mingguan dan bulanan.

Nikkei ditutup turun sebanyak 1,5%, atau 243,87 poin pada level 16,449.84, turun 1,8% untuk pekan ini dan 2,6% untuk September.

Tapi itu masih naik 5,6% untuk kuartal Juli-September.(Best Profit Futures)

Indeks Wall Street membukukan penurunan tajam pada Kamis, dengan saham AS terdaftar Deutsche Bank tergelincir setajam 6,7%

sehingga memperdalam kekhawatiran atas stabilitas pemberi pinjaman menekan pasar di seluruh dunia.

Subindex perbankan tergelincir 2,4%, sedangkan subindex dari finansial lainnya turun 2,5%.

Indeks Topix 1,5% lebih rendah pada level 1,322.78, turun 2% untuk sepekan dan 0,5% untuk September, meskipun naik 6.2 untuk kuartal ini.

Indeks JPX Nikkei 400 tergelincir 1,5% menjadi 11,846.49 pada hari Jumat, turun 2,1 untuk pekan dan 1% untuk bulan. Naik 5,3 pada periode Juli-September.

Saham China mengakhiri perdagangan tipis sepekan ini dengan kenaikan yang cukup pada Jumat ini setelah sebuah survei swasta menunjukan permintaan domestik dan ekspor dapat perlahan-lahan meningkat.

Indeks CSI300 blue-chip naik 0,3% menjadi 3,253.28, sementara indeks Shanghai Composite naik 0,2% menjadi 3,004.70 poin.

Tapi untuk bulan ini, CSI300 turun 2,2% sementara SSEC turun 2,6%, ini merupakan kinerja bulanan terburuk sejak Januari. Untuk kuartal tersebut, CSI300 naik 3,2%, sementara SSEC naik 2,6%.

Aktivitas pabrik China meluas pada bulan September karena pesanan meningkat, meskipun perbaikan kecil dan sektor manufaktur terus mengurangi pekerjaan, survei bisnis swasta dengan Caixin / Markit menunjukkan pada hari Jumat.(Best Profit Futures)

SUmber: detik.com