PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Dolar AS Melemah ke Rp 13.421

Best Profit Futures – Dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini bergerak di kisaran Rp 13.400.

Berdasarkan data perdagangan Reuters, dolar AS pagi ini dibuka melemah di Rp 13.426, dibandingkan posisi sore kemarin di Rp 13.505.

Mata uang Paman Sam tersebut bergerak naik-turun dan cenderung melemah. Pelemahan dolar AS terus berlangsung hingga menyentuh level terendahnya di Rp 13.421.

Perlahan, dolar AS mencoba menguat hingga berhasil mencapai posisi tertingginya di Rp 13.480.(Best Profit Futures)

Namun, penguatan tersebut tak berlangsung lama. Hingga pukul 09.18 WIB, dolar AS kembali melemah ke Rp 13.472.

Investor masih menunggu keputusan bank sentral AS The Federal Reserve (the Fed) untuk menentukan arah suku bunganya di tahun ini.

Dolar AS akan terus berfluktuasi hingga menjelang keputusan the Fed yang diperkirakan akan diumumkan pada Maret 2016.

Di samping itu, gejolak harga minyak dunia yang terus merosot mempengaruhi gerak rupiah.

Indeks saham berjangka AS sedikit berubah, setelah kenaikan pada ekuitas yang menempatkan Indeks S & P 500 berada di jalur untuk penguatan mingguan ketiga.(Best Profit Futures)

Kontrak pada Indeks S & P 500 berjangka yang berakhir pada bulan Desember naik tipis kurang dari 0,1 % ke level 2,163.5 pada pukul 10:28 pagi waktu London. Indeks acuan kemarin menguat 0,5 %, dengan keuntungan saham minyak dan gas terkemuka, setelah anggota OPEC mencapai kesepakatan awal untuk memangkas produksi. Indeks Dow Jones Industrial Average berjangka meningkat 3 poin ke level 18.241 hari ini.

Keputusan pertama pada pengurangan output oleh anggota OPEC dalam delapan tahun terakhir secara mengejutkan pedagang, yang diharapkan adanya kesepakatan dan mengirim saham energi mengalami rally terbesar dalam delapan bulan terakhir. Indeks S & P 500 ditutup di atas harga rata-rata selama 50 hari terakhir, menghapus penurunan bulanan sebanyak 2,1 %. Indeks acuan tersebut naik 0,3 % pada minggu ini, menuju keuntungan terpanjang sejak Juli.(Best Profit Futures)

Keputusan pertama pada pengurangan output oleh anggota OPEC dalam delapan tahun terakhir secara mengejutkan pedagang, yang diharapkan adanya kesepakatan dan mengirim saham energi mengalami rally terbesar dalam delapan bulan terakhir. Indeks S & P 500 ditutup di atas harga rata-rata selama 50 hari terakhir, menghapus penurunan bulanan sebanyak 2,1 %. Indeks acuan tersebut naik 0,3 % pada minggu ini, menuju keuntungan terpanjang sejak Juli.

Sumber : detik.com