PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Dolar AS Bergerak di Rp 13.313

Best Profit Futures – Dolar Amerika Serikat (AS) mencoba menguat terhadap rupiah setelah melemah di awal perdagangan hari ini.

Berdasarkan data perdagangan Reuters, Jumat (13/5/2016), dolar AS pagi ini dibuka melemah ke Rp 13.282 dibandingkan posisi sore kemarin di Rp 13.302. (Best Profit Futures)

Perlahan, dolar AS mencoba naik ke level Rp 13.302. Mata uang Paman Sam tersebut terus bergerak naik hingga menyentuh level tertingginya pagi ini di Rp 13.313.

Setelah itu, dolar AS kembali melemah ke Rp 13.300.

Hingga pukul 09.13 WIB, dolar AS bertengger di posisi Rp 13.307.

Minyak melanjutkan kenaikannya setelah data pemerintah mingguan menunjukkan persediaan AS turun ke level terendahnya sejak Februari, pemangkasan stok di tingkat musiman tertinggi dalam setidaknya tiga dekade terakhir.

Minyak berjangka November naik sebanyak 1,2 persen di New York setelah menguat 2,9 persen pada Rabu kemarin. Persediaan turun sebesar 6,2 juta barel pekan lalu,

menurut Energy Information Administration. Sebuah survei Bloomberg sebelum laporan memperkirakan kenaikan sebanyak 3,25 juta barel.

Anggota OPEC Arab Saudi dan Iran, yang persaingannya melemahkan kesepakatan mengenai pasokan minyak awal tahun ini, bertemu di Wina seminggu sebelum organisasi tersebut mengadakan pembicaraan di Aljazair. (Best Profit Futures)

West Texas Intermediate untuk pengiriman November naik sebanyak 54 sen ke $ 45,88 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di $ 45,79 pada 13:29 pagi di Hong Kong.

Kontrak naik $ 1,29 menjadi ditutup di $ 45,34 pada hari Rabu. Total volume perdagangan sekitar 63 persen di bawah rata-rata 100-harinya. Harga memiliki rata-rata sekitar $ 44,80 pada kuartal ini.

Brent untuk pengiriman November naik sebanyak 53 sen, atau 1,1 persen, ke $ 47,36 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange.

Harga naik 95 sen, atau 2,1 persen, ke $ 46,83 pada hari Rabu. Minyak acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 1,47 untuk WTI. (Best Profit Futures)

Sumber : finace.detik.com