PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Cegah Serangan Hacker, Pindad Gaet Perusahaan Inggris

Best Profit Futures – PT ‎Pindad (Persero) menggandeng perusahaan pertahanan global asal Inggris, BAE Systems untuk pengembangan sistem pertahanan teknologi informasi di Tanah Air.

Direktur Utama Pindad, Silmy Karim menyambut dengan komitmen ini seiring

pertumbuhan masif pengguna internet di Indonesia yang diikutioleh perubahan ancaman lebih besar ke ranah cyber. (Best Profit Futures)

“Di Indonesia, tingkat kejahatan di bidangcyber danperetasan cukup tinggi. Tingginya tingkat kejadian dua hal tersebut

didukung pula oleh pertumbuhan masif pengguna internet di Indonesia. Sayangnya, kesadaran dalam memerhatikan tata kelola dan keamanancybermasih rendah di Indonesia,”

ujarSilmy dalam keterangannya, Kamis (Best Profit Futures)

Pindad menyikapi ancaman teknologi informasi ini dengan berbekal pengalaman dalam pengembangan dual use of technology

dari teknologi pertahanan, yakni pengembangan produk militer untuk nonmiliter.

“Internet pun asalusulnya juga merupakan platform komunikasi militer yang kini telah meluas penggunaannya di masyarakat,” tambah Silmy.

Data Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure (IDSIRTII) mencatat terdapat 48,8 juta serangan cyber pada tahun 2014.

Hal ini menjadi peluang bagi Pindad untuk memaksimalkan potensi dual use of technology dalam menyediakan pertahanan berbasis teknologi informasi melalui kerja sama strategis dengan BAE Systems.

“Kami melihatCyberSecuritysebagai suatu potensi yang dapat dioptimalkan dalam

penyediaan proteksi dan pertahanan bagi aset strategis serta perekonomian nasional,”ujar Silmy.

Pindad dan BAE Systems tengah mengkaji pengembangan dalam penyediaan teknologi keamanan

cyber untuk diterapkan di tanah airkhususnya untuk lembaga pemerintahan dan komersil.

Skema ini juga tidak lepas dari kerangka kebijakan, seperti tercermin dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 57 Tahun 2015 tentang

Kebijakan Umum Pertahanan Negara Tahun 2015–2019, di mana salah satu poin di dalamnya menekankan bahwa pertahanan negara diselenggarakan dalam suatu sistem pertahanan

yang bersifat semesta dengan memadukan pertahanan militer dan pertahanan nirmiliter.

Sifat kesemestaan yang dikembangkan melibatkan seluruh warga negara, wilayah, dan sumber daya nasional lainnya, serta sarana prasarana nasional

yang dipersiapkan secara dini oleh pemerintah, serta diselenggarakan secara total, terpadu, terarah, dan berlanjut. (Best Profit Futures)

SUmber : liputan6.com