PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Bursa Saham Global Positif Angkat IHSG Naik Tipis

Best Profit Futures – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan kenaikan pada perdagangan saham Selasa pekan ini. Akan tetapi, penguatan IHSG terbatas.

Pada pra pembukaan perdagangan saham, Selasa (19/4/2016), IHSG naik tipis 9,96 poin atau 0,20 persen ke level 4.875,49. Penguatan IHSG berlanjut pada pukul 09.00 WIB.

IHSG menguat 13,11 poin atau 0,27 persen ke level 4.878,64. Indeks saham LQ45 naik 0,43 persen ke level 849,06.

Seluruh indeks saham pun kompak menghijau.

Ada sebanyak 96 saham menguat sehingga mengangkat IHSG ke zona hijau. Sedangkan 22 saham melemah dan 52 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar

7.844 kali dengan volume perdagangan 219,7 juta saham. Nilai transaksi harian saham sekitar Rp 231,3 miliar.

Investor asing melakukan aksi beli bersih sekitar Rp 27 miliar. Sementara itu, pemodal lokal melakukan aksi jual sekitar Rp 25 miliar.(Best Profit Futures)

Pada awal sesi perdagangan Selasa pekan ini, IHSG sempat sentuh level tertinggi 4.886,49 dan terendah 4.875,49.Secara sektoral, sepuluh sektor saham menguat.

Sektor saham tambang naik 1,31 persen, dan memimpin penguatan terbesar.

Disusul sektor saham infrastruktur menguat 0,68 persen dan sektor saham aneka industri naik 0,59 persen.Saham-saham

yang menguat dan sebagai penggerak indeks saham antara lain saham GIAA menguat 2 persen ke level Rp 510 per saham,

saham MEDC mendaki 5,56 persen ke level Rp 1.425 per saham, dan saham IPOL menguat 4,49 persen ke level Rp 93 per saham.

Sedangkan saham-saham tertekan antara lain saham KOBX melemah 9,02 persen ke level Rp 111 per saham, saham SMMT turun 0,51 persen ke level Rp 195 per saham,

dan saham INKP melemah 1,09 persen ke level Rp 905 per saham.Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 13.152.

Bursa saham Asia juga kompak mnenghijau di awal sesi perdagangan saham. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 0,85 persen ke level 21.339,02,

indeks saham Korea Selatan Kospi mendaki 0,14 persen ke level 2.011,92, dan indeks saham Jepang Nikkei menguat 3,47 persen ke level 16.841,07.

Kemudian indeks saham Shanghai menguat 0,03 persen ke level 3.034, 53, indeks saham Singapura menanjak 0,80 persen ke level 2.941,10 dan indeks saham Taiwan menguat 0,03 persen ke level 8.669,05.

Analis PT First Asia Capital David Sutyanto menuturkan IHSG berpeluang melanjutkan tren kenaikan dengan menguji resistance 4.910.

Sedangkan level support di 4.820. Rendahnya risiko pasar saham global dan kenaikan harga minyak akan memberikan ruang bagi pelaku pasar kembali memburu sejumlah saham energi dan tambang logam.

Selain itu, pasar juga meyakini Bank Indonesia (BI) akam kembali memutuskan menahan tingkat suku bunga acuannya di level 6,75 persen.

Saham sektoral yang sensitif suku bunga acuan yaitu properti dan perbankan akan mendapatkan momentum kembali penguatan.(Best Profit Futures)

Sumber : liputan6.com