PT Best Profit Futures Surabaya

Best Profit Futures; Bank Ganesha Catatkan Saham Perdana di Pasar Modal

Best Profit Futures – PT Bank Ganesha Tbk menjadi emiten ke 4 yang mencatatkan saham atau listing di Bursa Efek Indonesa (BEI) pada 2016. Bank Ganesha dicatatkan di papan pengembangan BEI dengan kode saham BGTG.

Berdasarkan keterbukaan BEI, Kamis (12/5/2016), saham publik yang dicatatkan sebanyak 5,37 miliar lembar saham,

kemudian saham pendiri sebanyak 3,40 miliar lembar saham dan saham baru sebanyak 2,28 miliar lembar saham.

Jadi, total saham yang tercatat di BEI sebanyak 11,06 miliar lembar saham.

Lalu, harga saham yang ditawarkan sebesar Rp 103 per saham dengan nominal Rp 100. (Best Profit Futures)

Dari pencatatan saham ini perseroan memperoleh dana segar sebanyak Rp 553,34 miliiar yang diperuntukan memperkuat struktur pendanaan terutama mendorong

ekspansi kredit.‎ Sedangkan kapitalisasi pasar yang terbentuk mencapai Rp 1,13 triliun.

Per 31 Desember 2015, perseroan mencatatkan total aset sebesar Rp 1,94 triliun atau turun dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp 2,13 triliun.

Total liabilitas tahun 2015 sebesar Rp 1,76 triliun dan total ekuitas sebesar Rp 210 miliar.

Struktur komposisi saham setelah initial public offering (IPO) dan employee stock allocation (ESA) serta adanya saham baru menjadi PT Equity Development Tbk 29,86 persen,

PT Bintang Tunggang Gemilang 17,06 persen, Tan Enk 5,01 persen, publik 48,07 persen, dan ESA 0,01 persen.

Minyak melanjutkan kenaikannya setelah data pemerintah mingguan menunjukkan persediaan AS turun

ke level terendahnya sejak Februari, pemangkasan stok di tingkat musiman tertinggi dalam setidaknya tiga dekade terakhir.

Minyak berjangka November naik sebanyak 1,2 persen di New York setelah menguat 2,9 persen pada Rabu kemarin. Persediaan turun sebesar 6,2 juta barel pekan lalu, menurut Energy Information Administration.

Sebuah survei Bloomberg sebelum laporan memperkirakan kenaikan sebanyak 3,25 juta barel.

Anggota OPEC Arab Saudi dan Iran, yang persaingannya melemahkan kesepakatan

mengenai pasokan minyak awal tahun ini, bertemu di Wina seminggu sebelum organisasi tersebut mengadakan pembicaraan di Aljazair.

West Texas Intermediate untuk pengiriman November naik sebanyak 54 sen ke $ 45,88 per barel di New York Mercantile Exchange dan berada di $ 45,79 pada 13:29 pagi di Hong Kong.

Kontrak naik $ 1,29 menjadi ditutup di $ 45,34 pada hari Rabu. Total volume perdagangan sekitar 63 persen di bawah rata-rata 100-harinya.

Harga memiliki rata-rata sekitar $ 44,80 pada kuartal ini. (Best Profit Futures)

Brent untuk pengiriman November naik sebanyak 53 sen, atau 1,1 persen, ke $ 47,36 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange.

Harga naik 95 sen, atau 2,1 persen, ke $ 46,83 pada hari Rabu. Minyak acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 1,47 untuk WTI. (Best Profit Futures)

Sumber : liputan6.com