PT Best Profit Futures Surabaya

Berita Kenaikan Suku Bunga AS Terlihat Berkurang, Saham HK Naik

Best Profit
Best Profit Futures – Bursa Hong Kong menguat pada Selasa ini di tengah keraguan The Fed akan menaikkan suku bunga sesegera September.

Indeks Hang Seng naik 0,9 persen, ke 23,016.11, sedangkan Indeks China Enterprises naik 1,1 persen, ke 9,597.25 poin.

Ketua The Fed Janet Yellen, Jumat lalu mengatakan, permasalahan untuk kenaikan suku bunga tengah menguat,

tetapi memberikan sedikit detail pada kapan waktu pergerakan berikutnya dari The Fed,

membuat investor tetap mengira-ngira apakah kenaikan suku bunga akan terjadi di bulan depan. (Best Profit Futures)

Sebagian besar sektor di Hong Kong naik, dengan saham bahan baku memimpin kenaikan.

Saham China Southern Airlines’ Hong Kong diperdagangkan merosot lebih dari 6 persen, setelah perusahaan tersebut melaporkan penurunan 11 persen pada laba semester pertama. (Best Profit Futures)

Sedangkan Saham Amerika Serikat Ditutup Lebih Rendah; Minyak Merosot

Saham AS pada hari Selasa berakhir di wilayah negatif, menyusul komentar lainnya dari pembuat kebijakan Federal Reserve yang menekankan tujuan bank sentral untuk menaikkan suku bunga lebih cepat daripada sebelumnya.

Penurunan harga minyak bersamaan dengan dolar yang lebih kuat juga menekan ekuitas utama. Indeks S & P 500 ditutup turun 4 poin atau 0,2 %, di level 2.176.

Di antara 10 sektor pada Indeks S & P 500, satu-satunya yang berakhir lebih tinggi adalah sektor keuangan, yang cenderung untuk mendapatkan keuntungan dari prospek meningkatnya suku bunga yang lebih tinggi.

Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 49 poin atau 0,3 %, di level 18.454. Saham bank, Goldman Sachs Group Inc dan J.P. Morgan Chase & Co memimpin kenaikan, sementara saham Boeing Co melampaui penurunan blue-chip.

Sementara itu, Indeks Nasdaq Composite merosot 9 poin atau 0,2 %, menjadi berakhir pada level 5.223. Di antara penggerak saham profil tinggi, saham Apple Inc turun 0,8 % setelah

para pejabat antitrust Uni Eropa memerintahkan pemerintah Irlandia untuk memulihkan sebanyak 13 miliar euro ($ 14.5 miliar) terhadap pajak Cupertino, dari perusahaan pembuat iPhone yang berbasis di California. (Best Profit Futures)

Sumber : Market Watch