PT Best Profit Futures Surabaya

Berikut Aturan SMS Penawaran Produk Keuangan

Best Profit Futures – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengeluarkan Surat Edaran OJK (SE-OJK) Nomor 12/SEOJK.07/2014

tentang Penyampaian Informasi Dalam Rangka Pemasaran Produk dan atau Layanan Jasa Keuangan. Surat edaran ini dikeluarkan pada tanggal 24 Juli 2014.

Direktur Direktorat Pengembangan Kebijakan Perlindungan Konsumen OJK Anto Prabowo mengatakan,

SE-OJK tersebut merupakan

peraturan pelaksanaan dari Peraturan OJK Nomor 1/POJK.07/2013 tanggal 6 Agustus 2013

tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan yang efektif akan berlaku efektif sejak 6 Agustus 2014.

“SE ini mengatur bahwa penawaran oleh Pelaku Usaha Jasa Keuangan (PUJK)

harus menggunakan data yang telah disetujui oleh konsumen atau

masyarakat yang bersedia dihubungi melalui sarana SMS, telepon atau email,”

ucap Anto di Gedung OJK, Jakarta, Rabu (6/8/2014).   (Best Profit Futures).

Menurut Anto, dalam peraturan itu disebutkan bahwa OJK melarang pemanfaatan freelance telemarketing yang menggunakan long number dan seolah-olah penawaran dilakukan secara pribadi.

“Penawaran harus jelas menyampaikan identitas PUJK dan jika melalui telepon harus memohonkan kesediaan konsumen untuk menerima penawaran,” sebutnya.

Anto menjelaskan, SE-OJK Pemasaran ini juga mengatur tata cara pemuatan iklan yang dilakukan oleh PUJK dengan mewajibkan pencantuman logo

dari PUJK dan keterangan pernyataan bahwa PUJK itu terdaftar dan diawasi oleh OJK.   (Best Profit Futures).

Hal ini ditujukan agar masyarakat tidak terjebak upaya perusahaan yang menawarkan seperti produk keuangan yang tidak menjadi kewenangan pengawasan OJK.

“Pengalaman dari kasus investasi yang diduga ilegal sering menawarkan investasi dengan bunga atau imbal hasil yang di luar batas kewajaran

padahal kenyataannya perusahaan ini tidak diberikan izin dan pengawasannya tidak dilakukan oleh OJK,” ungkapnya.

Dalam aturan itu, OJK juga mengatur penggunaan terminologi syarat dan ketentuan berlaku yang biasanya ditulis hurufnya kecil dan tanda asterik (*),

penggunaan kata-kata superlatif (misalnya terkuat, paling aman) dan beberapa hal lainnya.

Hal terpenting lain yang perlu diketahui oleh masyarakat bahwa

PUJK akan menyediakan ringkasan informasi produk dan atau layanan jasa keuangan yang memuat manfaat, biaya dan risiko.

“Konsumen wajib mempelajarinya dan memberikan data/informasi yang akurat kepada PUJK,” katanya.

OJK menyampaikan apresiasi kepada PUJK, Asosiasi di Industri Keuangan, Akademisi, Anggota Dewan Periklanan Indonesia yang

berpartisipasi sebagai narasumber dalam perumusan SE-OJK Pemasaran sebagai peraturan pelaksanaan POJK Nomor 1/POJK.07/2013.

    (Best Profit Futures).

Sumber dari http://economy.okezone.com