PT Best Profit Futures Surabaya

Batu Bacan Halmahera Dipakai Obama

Best Profit Futures –  KETENARAN batu bacan asal Maluku nyatanya diminati warga asing. Salah satunya, Presiden Barack Obama.
Batu bacan yang diperoleh dari Pulau Bacan, Halmahera Selatan,

Maluku ini memang dikenal dengan penghasil batu cincin. Sebelum menjadi batu cincin,

batu bacan harus dicari yang memiliki warna khusus. Bahkan, batu yang dimiliki mempunyai sifat bernyawa.

“Semua batu memiliki sifat bernyawa, punya serat seperti pori-pori, semua bisa berproses. Makanya warna dalam batunya berubah-ubah,”

jelas Atika, Pemilik Atika Jewellery yang berbasis di Bacan Kab, Halmahera Selatan kepada Okezone di Jakarta, Kamis (9/10/2014). (Best Profit Future).

Menurutnya, batu bacan memiliki beragam warna, bahkan suhu tubuh manusia bisa memengaruhi keindahan batu bacannya.

“Suhu tubuh bisa mempengaruhi proses kematangan batu bacan yang dipakai, semakin panas suhu tubuh, maka semakin matang batu bacannya,” paparnya. (Best Profit Future).

Dirinya menjelaskan ketenaran batu Bacan pun, membuat petinggi negara seperti

Presiden Barack Obama, Susilo Bambang Yudhoyono hingga Sultan Brunei mempergunakan batu bacan.

“Presiden SBY, Obama, bahkan pejabat tinggi negara lainnya memakai batu bacan,” paparnya.

Harga batu bacan pun memiliki nilai beragam, bahkan harganya bisa mencapai ratusan juta hingga miliaran.

“Semua bergantung pada kualitas batu. Jika batu bacan memiliki serat dan daging mendekati sempurna, maka harganya mencapai miliaran,” tutupnya.

  (Best Profit Future).

Emas berjangka menetap lebih rendah pada hari Senin karena dolar AS menyentuh 8 bulan tertinggi di tengah

data yang menunjukkan bahwa laju pertumbuhan antara produsen Amerika lebih baik dari yang diharapkan pada bulan Oktober.

Emas untuk pengiriman Desember turun $ 4, atau 0,3%, untuk menetap di $ 1,263.70 per ons. Penutupan terendah sejak 18 Oktober, menurut data dari FactSet.

Harga dihitung dari keuntungan sekitar 1% pada minggu lalu.

Sementara itu perak untuk pengiriman Desember menguat 11,1 sen, atau 0,6%, ke $ 17,604 per

ons setelah mengakhiri pekan lalu dengan kenaikan sempit sekitar 0,3%.

Indeks yang mengukur seberapa cepat produsen Amerika tumbuh mengalami rebound pada bulan Oktober dari tiga bulan terendah,

berpotensi mendapatkan kuartal keempat turun ke awal yang baik bagi perekonomian AS. IHS Markit mengatakan flash index naik ke angka 53,2 pada bulan lalu dari 51,5 pada bulan September.

Data tersebut membantu Indeks dolar AS ICE menyentuh level tertinggi dalam delapan bulan terakhir, dengan indeks tersebut naik

0,1% oleh settlement emas, berada di 98,794 setelah level tertingginya di 98,846. (Best Profit Future).

Sumber dari http://lifestyle.okezone.com/