PT Best Profit Futures Surabaya

Bank Mandiri Siap Right Issue Juli

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengaku siap untuk melakukan right issue sebesar Rp5,9 triliun pada Juli atau Agustus mendatang.

Seperti diketahui sebelumnya, Menteri Negara BUMN Rini Soemarno berencana untuk menambah modal bank BUMN

sebesar Rp9 triliun yang sebagian besarnya digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur. (BEST PROFIT FUTURES)

“Kalau mau tambah modal harus right issue, kita ikuti Rp5,6 sampai Rp5,9 triliun yang kita masuki adalah 100 per 60, pemerintah ingin tahun ini,

prosesnya butuh waktu jadi Juli atau Agustus lah,” ungkapnya di Plaza Mandiri, Rabu (14/1/2015).

Sebagai informasi, selain melakukan rights issue,

Menteri Rini juga mengatakan bahwa pemerintah akan menyuntikkan Rp3,4 triliun ke Bank Mandiri.

Namun pihaknya belum mengungkapkan waktu.

Minyak diperdagangkan mendek(BEST PROFIT FUTURES)

ati level $ 50 per barel seiring data pemerintah AS menunjukkan stok minyak

mentah turun untuk minggu kelima sehingga memangkas pemangkasan stok yang ada.

Minyak berjangka turun 0,3 persen di New York setelah naik 2,3 ‹‹persen hari Rabu

untuk mendapatkan penutupan tertinggi dalam lebih dari tiga bulan.

Stok minyak mentah turun di bawah 500 juta barel untuk pertama kalinya sejak Januari setelah stok turun 2,98 juta barel pekan lalu,

Administrasi Informasi Energi melaporkan.

Survei Bloomberg memperkirakan kenaikan pada stok. Minyak akan terhenti di level $ 55 per barel seiring kembali beroperasinya pengebor minyak serpih AS, menurut Goldman Sachs Group Inc.

Minyak telah naik sekitar 11 persen sejak Organisasi Negara Pengekspor Minyak pekan lalu sepakat untuk memangkas produksi untuk pertama kalinya dalam delapan tahun.

OPEC, yang memompa keluaran pada level rekor bulan September, akan memutuskan kuota pembatasan pada pertemuan resmi kelompok ini di Wina pada 30 November mendatang. Semntara itu, badai Hurricane Matthew semakin menguat dan saat ini mendekati pantai Timur AS.(BEST PROFIT FUTURES)

West Texas Intermediate untuk pengiriman November di level $ 49,69 per barel di New York Mercantile Exchange, turun 14 sen, pada pukul 08:01 pagi waktu Hong Kong. (BEST PROFIT FUTURES)

Kontrak naik $ 1.14 ke level $ 49,83 pada hari Rabu, yang merupakan penutupan tertinggi sejak 29

Juni, total volume yang diperdagangkan yakni sekitar 76 persen di bawah rata-rata 100-hari. Harga naik 7,9 persen bulan lalu.

Brent untuk pengiriman Desember kehilangan 14 sen ke level $ 51,72 per barel di

ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak tersebut naik 2 persen ke level $ 51,86 pada hari Rabu.

Indeks acuan global ini diperdagangkan pada $ 1,46 premium untuk untuk bulan Desember WTI.

Sumber dari http://economy.okezone.com