PT Best Profit Futures Surabaya

Bangun Rel Kereta Pelabuhan Hanya Butuh 3 Bulan

Best Profit Futures – Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub) Bambang Susantono mengatakan, pembangunan rel sepanjang 400 meter yang

akan menyambungkan Pelabuhan Tanjung Priok dengan jalur rel reguler hanya membutuhkan waktu tiga bulan pengerjaannya.

“Bangunnya cepat kok 3 bulan,” kata Bambang, Jakarta, Kamis (26/6/2014).

Bambang menjelaskan, dalam pembangunan rel kereta api ini, Kementerian Perhubungan akan bekerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Di mana, pembangunan rel ini berada di lokasi lorong 21-23 yang masuk ke dalam pelabuhan. (Best Profit Futures)

“Prinsipnya kita bangun infrastruktur rel nya, lainnya PT KAI. Makanya kita koordinasi dengan

PT KAI dan Menteri BUMN. Termasuk dengan Koja optimalisasi rel secara keseluruhan,” tutupnya.

Sebelumnya, Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) telah

menyetujui bahwa PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk membangun rel baru di sekitar

Pelabuhan Tanjung Priok dengan panjang sekitar 300-500 meter yang ditujukan

sebagai antisipasi kemacetan yang saat ini sudah tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.

Menteri BUMN, Dahlan Iskan mengatakan, meski telah menyetujui pembangunan rel baru tersebut kepada PT KAI, namun saat ini manajemen KAI harus kembali meminta izin kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Karena pembangunan rel tersebut sudah

dicanangkan oleh Kementerian Perhubungan, dan bahkan sudah dianggarkan dananya,” kata Dahlan.

  (Best Profit Futures)

Saham Jepang menguat seiring melemahnya yen meningkatkan prospek bagi eksportir, setelah Federal Bureau of Investigation mengatakan bahwa mereka mempertahankan

kesimpulan sebelumnya bahwa penanganan Hillary Clintonnuntuk e-mailnya bukan merupakan kejahatan.

Indeks Topix melompat 1,4 persen pada pukul 09:14 pagi waktu Tokyo, setelah membukukan kinerja terburuk mingguannya sejak Juli pekan lalu.   (Best Profit Futures)

Yen jatuh 1 persen terhadap dolar dan berjangka pada S & P 500 Index berjangka melonjak seiring aset berisiko membuat gain global.

Ekuitas merosot pekan lalu seiring menipisnya keunggulan suara kandidat Demokrat untuk memenangkan 8 November nanti  (Best Profit Futures)

melawan calon Partai Republik Donald Trump dalam jajak pendapat belakangan ini ketika FBI mengungkapkan bahwa mereka

membuka kembali penyelidikan atas penggunaan server e-mail yang tidak sah.

Lebih dari 150 perusahaan Topix dijadwalkan untuk melaporkan

pendapatan pada hari Senin, termasuk Isuzu Motors Ltd dan Nissin Corp.  (Best Profit Futures)

Kontrak pada S & P 500 naik 1,3 persen setelah indeks dasar ekuitas ini turun 0,2 persen pada hari Jumat untuk memperpanjang penurunan

beruntun terpanjangnya dalam lebih dari tiga dekade terkait data ekonomi terbaru mendukung spekulasi suku bunga akan naik sebelum

akhir tahun dan investor tetap waspada sebelum pilpres AS presiden.

Sumber dari http://economy.okezone.com