PT Best Profit Futures Surabaya

Awal Pekan Habis Lebaran, IHSG Diprediksi Menguat

Best Profit Futures – Kepala Riset PT Trust Securities Reza Priambada memprediksi pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) menguat pada hari ini,

Senin, 4 Agustus 2014. Dia memperkirakan IHSG akan berada rentang support 5.054 hingga 5.064 dan resisten 5.102 hingga 5.115.

“Ada sentimen positif dari rilis data-data BPS (Badan Pusat Statistik) di awal bulan dan imbas sell-off bursa saham global,” kata dia saat dihubungi Tempo, Ahad kemarin.  (Best Profit Futures)

Meski demikian, dia mengatakan para investor harus tetap mewaspadai imbas sell-off dari bursa saham global terkait kondisi yang kurang kondusif.

Selain itu, adanya ekspektasi positif pasca-libur Lebaran untuk kembali mengakumulasi saham menjadi alasan indeks bergerak positif.

Pada penutupan perdagangan Jumat pekan lalu, IHSG berada di zona merah, yakni di level 5.088,80. Sepanjang perdagangan,

indeks saham sempat menyentuh level tertingginya, yakni 5110,17. Sedangkan, level terendahnya berada pada 5.059,99.

Menurut Reza, ada beberapa saham yang menjadi pertimbangan perdagangan hari ini. Di antaranya PT Bank Negara Indonesia Tbk, PT. Astra Internasional Tbk,

PT Jasa Marga ( Persero) Tbk, PT Unilever Indonesia Tbk, PT Astra Agro Lestari Tbk, PT Express Transindo Utama Tbk, dan PT Visi Media Asia Tbk.

   (Best Profit Futures)

Emas naik untuk hari kelima untuk perdagangan di dekat level tertinggi dalam hampir sebulan terakhir seiring meningkatnya kekhawatiran menjelang pemilihan presiden AS

pada pekan depan mendorong investor untuk mencari aset haven, dengan jajak pendapat terbaru menunjukkan keunggulan yang dominan Hillary Clinton atas Donald Trump yang lesu.

Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,2 % ke level $ 1,290.94 per ons dan berada di level $ 1,290.18 pada pukul 9:25 pagi waktu Singapura,

menurut harga dari Bloomberg. Pada hari Selasa, harga bullion menguat menjadi $ 1,291.98, yang tertinggi sejak 4 Oktober.

Harga emas jatuh pada bulan lalu di tengah harapan Federal Reserve yang bersiap untuk menaikkan biaya pinjaman. Sementara pembuat kebijakan Fed menyimpulkan pertemuan bulan November mereka pada hari Rabu,

kemungkinan kenaikan hanya 16 persen dan pemilihan presiden AS telah menjadi perhatian yang lebih besar. Rasa kekhawatiran di pasar didorong oleh

ABC News / Washington Post dalam jajak pendapat yang ditempatkan kandidat Partai Republik Trump satu persen poin dari pesaingnya dari Partai Demokrat.  (Best Profit Futures)

Sumber dari http://www.tempo.co/