PT Best Profit Futures Surabaya

Australia Jadi Idaman Pengembang Properti China

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Miliarder properti asal China, Wang Jianglin, akan berinvestasi USD1 milar di Australia.

Ternyata, ini bukan kali pertama bagi pengembang properti China masuk ke Australia. Setengah dari pengembang real estat China,

baik itu yang BUMN maupun yang swasta, sangat aktif di sejumlah kota Australia. Misalnya Sydney, Melbourne dan Brisbane. Demikiain dilansir dari Forbes, Rabu (28/1/2015).

Guangzhou R&F Properties, perusahaan milik dua miliarder Hong Kong, Li Sze Lim dan Zhang Li

mengakuisisi tiga proyek dengan nilai lebih dari USD100 juta di Australia pada paruh kedua 2014. (BEST PROFIT FUTURES)

Pengembang properti asal Shanghai, Greenland, juga telah memiliki empat proyek di Australia. Nilainya proyek-proyek ini mencapai lebih dari USD1,4 miliar, dan perusahaan ini masih terus mencari peluang.

Menurut survei KPMG dan University of Sydney, ada tiga alasan utama kenapa pengembang China giat ekspansi ke Australia.

Pertama, karena investor properti tersebut menginginkan untung yang banyak. Kedua, mereka membangun brand-nya di mata internasional. Terakhir, untuk mencari ranah baru untuk ekspansi.

Jumlah izin bangunan rumah Australia jatuh pada bulan Agustus dari bulan Juli.

Izin untuk membangun atau merenovasi rumah dan apartemen turun 1,8% dari bulan Juli, dan naik 10,1% dari tahun sebelumnya, Biro Statistik Australia mengatakan Selasa.(BEST PROFIT FUTURES)

Pada bulan Juli izin naik 12% untuk bulanan.

Izin untuk membangun rumah turun 1,3% pada bulan Agustus, sedangkan izin untuk apartemen dan tempat tinggal lainnya turun 3,6% dibandingkan dengan periode yang sama.

Australia berada di tengah-tengah ;booming™ konstruksi perumahan, yang membantu untuk mendukung pertumbuhan PDB yang kuat. Rekor suku bunga rendah dan jatuhnya angka pengangguran mendasari permintaan pembangunan.

Laju pembangunan perumahan telah meningkatkan pasokan dalam waktu-waktu sekarang sehingga membantu meredakan kekhawatiran di Reserve Bank of Australia tentang harga rumah, yang naik lebih dari 40% sejak 2012.

Australia berada di tengah-tengah ;booming™ konstruksi perumahan, yang membantu untuk mendukung pertumbuhan PDB yang kuat. Rekor suku bunga rendah dan jatuhnya angka pengangguran mendasari permintaan pembangunan.(BEST PROFIT FUTURES)

Laju pembangunan perumahan telah meningkatkan pasokan dalam waktu-waktu sekarang sehingga membantu meredakan kekhawatiran di Reserve Bank of Australia tentang harga rumah, yang naik lebih dari 40% sejak 2012

Sumber dari http://economy.okezone.com/