PT Best Profit Futures Surabaya

Aussie Merosot Karena Ketidakpastian Pasca Pemilu

Best Profit
Best Profit Futures – Dolar Australia turun setelah pemilu nasional pada Sabtu lalu meninggalkan tidak partai besar dengan

cukup kursi untuk membentuk pemerintahan mayoritas, berpotensi meningkatkan risiko untuk peringkat kredit negara tersebut.

Investor telah menetepkan ketidakpastian dengan hasil yang tidak jelas, dengan koalisi Liberal-Nasional Perdana Menteri Malcolm Turnbull

dan oposisi Partai Buruh keduanya dari 76 kursi yang dibutuhkan untuk mayoritas di 150-anggota DPR.

Penghitungan suara dilanjutkan hari Selasa, dan Turnbull mengatakan hasilnya dapat diketahui pada akhir pekan.

Dolar Aussie jatuh 0,4 % ke level 74,66 sen AS pada pukul 10:10 pagi waktu Sydney seiring para ekonom mengatakan risiko penurunan peringkat AAA kedaulatan negara telah meningkat.

Potensi pemerintahan minoritas mungkin menekan kepercayaan diri, dan setiap administrasi tersebut dapat berjuang untuk mendorong melalui langkah-langkah kebijakan fiskal.(Best Profit Futures)

 

Selain itu Minyak Menguat Ikuti Kenaikan Kuartalan Terbesar Dalam Tujuh Tahun

Minyak naik, mengikuti kenaikan kuartalan terbesar sejak 2009, di tengah spekulasi pembuat kebijakan akan bertindak demi membatasi dampak dari pemungutan suara U.K. untuk meninggalkan Uni Eropa.

Minyak berjangka naik 1,4 persen di New York Jumat ini setelah menguat sebesar 26 persen selama tiga bulan yang berakhir pada 30 Juni.

Pasar global telah berada dalam ketidakpastian sejak referendum Inggris pada 23 Juni.

Pasokan minyak mentah AS menyusut untuk minggu keenam dan produksi jatuh ke level terendahnya sejak September 2014 ,

seperti yang di tunjukkan oleh data Informasi Administrasi Energi Rabu kemarin.

West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus naik 66 sen dan berakhir di $ 48,99 per barel di New York Mercantile Exchange.

Minyak berjangka naik 2,8 persen minggu ini, bahkan setelah kontrak turun 3,1 persen untuk berakhir di $ 48,33 pada hari Kamis.

Brent untuk pengiriman September menguat 64 sen, atau 1,3 persen,

ke $ 50,35 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange.

Kontrak Agustus turun 1,8 persen menjadi $ 49,68 per barel sebelum berakhir Kamis kemarin. Minyak mentah acuan global dengan premi 70 sen untuk WTI pengiriman September.(Best Profit Futures)

Sumber: Bloomberg