PT Best Profit Futures Surabaya

Asal Mula NasDem di Pusaran Isu Cari Muka ke Jokowi

Presiden Joko Widodo (Jokowi) ambil menyatakan menolak tegas terkait wacana masa jabatan presiden hingga 3 periode. Jokowi mengatakan ada tiga kemungkinan wacana tersebut dilontarkan ke publik: menampar mukanya, mencari muka kepadanya, dan ingin menjerumuskannya. BEST PROFIT

Partai NasDem terseret dalam isu mencari muka ke Jokowi. Sebelum Jokowi angkat bicara, wacana masa jabatan presiden hingga 3 periode sudah menjadi polemik. PT BESTPROFIT FUTURES

Diketahui, wacana masa jabatan presiden 3 periode mencuat di sela rencana amandemen UUD 1945. Awalnya, Wakil Ketua MPR Arsul Sani mengungkapkan ada usulan perubahan terkait masa jabatan presiden satu periode saja atau bahkan tiga periode masa jabatan.

Saat itu, Arsul meminta agar usulan perubahan masa jabatan itu tidak disikapi berlebihan. Menurut Arsul, usulan-usulan itu baru sebatas wacana. Arsul juga menjelaskan soal usulan satu kali masa jabatan presiden. Dia kemudian juga menyebut NasDem-lah yang pertama kali memunculkan wacana presiden bisa 3 periode. PT BESTPROFIT

“Hanya kalau yang sekarang itu dua kalinya dua kali saklek gitu kan. Artinya kalau dulu ‘dapat dipilih kembali’ itu kan maknanya dua kali juga sebelum ini. Tapi kan terus-terusan, kalau ini kan hanya dapat dipilih satu kali masa jabatan lagi. Kemudian ada yang diusulkan menjadi tiga kali (masa jabatan),” kata Arsul di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

“Ini kan bukan saya yang melayangkan. Ini ada yang menyampaikan seperti ini, kalau tak salah mulai dari anggota DPR dari Fraksi NasDem,” kata Arsul. Arsul menjawab pertanyaan soal urgensi perubahan masa jabatan presiden. BESTPROFIT

Sumber : detik

One Response to Asal Mula NasDem di Pusaran Isu Cari Muka ke Jokowi

  1. […] Seorang pria asal Tana Toraja, Sulsel, bikin geger warga. Bagaimana tidak bikin geger, pria bernama Paruru daeng Tau, mengaku sebagai nabi terakhir di dunia. BEST PROFIT […]

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.