PT Best Profit Futures Surabaya

APBN Dibahas, Rupiah Akan Bergejolak

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Pemerintah menetapkan skema baru terhadap Bahan Bakar Minyak (BBM), selain itu pemerintah juga diagendakan untuk menyerahkan draft

Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN-P) Perubahan.

Draft RAPBN-P tersebut ternyata bisa menjadi ancaman bagi stabilitas nilai tukar dalam negeri. (BEST PROFIT FUTURES)

Pengamat Ekonomi dari Indef, Enny Sri Hartati menilai bahwa isi dari draft RAPBN-P

bisa menjadi salah satu faktor penyebab goyangnya Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

“Gejolak Rupiah mungkin akan dimulai di Januari, karena pada Januari pemerintah mengumumkan RAPBN-Pnya,” ucapnya kepada Okezone beberapa waktu lalu. (BEST PROFIT FUTURES)

Menurutnya, jika pemerintah bisa mengakomodasi kemauan masyarakat pada draft tersebut, nilai tukar Rupiah bisa terkerek ke atas.

Namun sebaliknya, jika RAPBN-P tidak sesuai harapan masyarakat Rupiah bisa kembali anjlok.

“Kalau itu (RAPBN-P) sudah mulai dibahas baru akan mulai lagi gejolak (Rupiah) di pasar,

Kalau bisa mengakomodasi kemauan masyarakat Rupiah bisa jadi positif, begitu sebaliknya,” tukasnya.

Sebagai informasi, pada pergerakan terakhirnya pada 24 Desember 2014 Rupiah dalam perdagangan non-delivery forward (NDF)

melemah 6,3 poin ke Rp12.468 per USD dibandingkan dengan penutupan sebelumnya di level Rp12.462 per USD.

Emas menguat pada Senin pagi, setelah menandai empat bulan terendah di sesi sebelumnya, didukung oleh melemahnya dolar,

dengan pasar mengamati debat presiden AS kedua antara calon Hillary Clinton dan Donald Trump. (BEST PROFIT FUTURES)

Spot emas naik 0,6 persen pada $ 1,263.80 per ons pada pukul 08:10 WIB. Logam kuning menyentuh sesi rendah di level $ 1,241.20 pada hari Jumat, terendah sejak 7 Juni.

Emas berjangka AS naik lebih dari satu persen menjadi 1,266.10 per ons.

Spot emas berakhir lebih rendah sekitar 4,5 pada minggu lalu, penurunan mingguan terbesar sejak November 2015.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, turun 0,2 persen menjadi 96,458. (BEST PROFIT FUTURES)

Kontroversi atas komentar vulgar kandidat Donald Trump dari Partai Republik tentang perempuan telah meningkat harapan pasar

keuangan AS bahwa saingannya dari partai Demokrat Hillary Clinton

akan memenangkan langkah menuju Gedung Putih dan memberikan dorongan untuk sekuritas.

Trump pada hari Minggu menyerang dengan nada menantang dalam menghadapi seruan baginya untuk meninggalkan pemilihan presiden AS, (BEST PROFIT FUTURES)

menyerang Partai Republik terkemuka dan mengatakan ia memiliki “dukungan yang luar biasa”.

Pertumbuhan lapangan kerja AS mereda untuk bulan ketiga berturut-turut pada bulan September dan tingkat pengangguran meningkat,

tapi perlambatan diperkirakan tidak akan mencegah Federal Reserve dari menaikkan suku bunga akhir tahun ini. (BEST PROFIT FUTURES)

Kesiapan ekonomi AS – atau tidak – untuk kenaikan suku

bunga kemungkinan akan sekali lagi mendapat sorotan dari ekonomi global pekan ini, hanya sebulan sebelum pemilihan presiden AS.

Kepemilikan SPDR Gold Trust, ETF berbasis emas, naik 1,19 persen menjadi 958,90 ton pada hari Jumat.

Hedge fund dan manajer keuangan mengurangi posisi net long mereka dalam kontrak emas

COMEX ke posisi terendah empat bulan pada minggu ke 4 Oktober, karena anjloknya harga, menurut data dari pemerintah AS. (BEST PROFIT FUTURES)

Sumber dari http://economy.okezone.com