PT Best Profit Futures Surabaya

Anugerah Group Kebut 7 Proyek di Tahun 2015

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Pengembang properti Anugerah Group mengaku sudah menyusun beberapa strategi untuk menghadapi persaingan

yang cukup ketat di pasar properti di 2015 mendatang. Tak tanggung-tanggung, Anugerah Group akan mengebut tujuh proyek di 2015.

“Tidak terasa kita sudah berada dalam kuartal empat di tahun  2014. Mulai 2015 ke depan, perusahaan siap “tinggal landas”

untuk mewujudkan rencana-rencana yang sudah kami susun,” kata CEO Anugerah Group,

Benlis Butarbutar, yang dikutip dari keterangan tertulis perusahaan, Rabu (BEST PROFIT FUTURES).

Benlis menyampaikan, rencana strategis ini ia susun untuk mengantisipasi persaingan yang cukup ketat di bisnis properti.

“Proyek pertama yaitu Cikon City, Cibinong. Proyek ini berbentuk mixed use development yang di bangun di atas lahan seluas 2,3 hektare (Ha).

Dalam komplek ini akan  dibangun hotel, mall dan 22 unit Soho. Kalau di total kapitalisasinya kurang lebih mencapai Rp600 miliar,” kata dia.  (BEST PROFIT FUTURES).

Yang kedua adalah apartemen di kawasan Cibubur. Benlis mengungkapkan, nilai kapitalisasi proyek apartemen ini kurang lebih Rp100 miliar.

“Lalu ada Jatiwarna, Townhouse premium and Commercial. Nilai kapitalisasi proyeknya kurang lebih Rp150 miliar.

Kami juga berencana membangun lima unit Golf Terrrace Rawamangun, di atas  lahan seluas 700 meter per segi dengan nilai kapitalisasi mencapai Rp20 miliar.

Lalu ada residensial mansion di Pondok Labu seluas 900 meter per segi sebanyak enam unit, dengan kapitalisasi Rp18 miliar,” paparnya. (BEST PROFIT FUTURES).

Sementara itu, selain membangun proyek residensial dan komersial,

Benlis mengatakan pihaknya juga akan membangun sebuah sekolah dan rumah sakit.

“Kami akan membangun Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan  di Cibinong,

dengan nilai kapitalisasi Rp20 miliar, dan membangun RSU di Cianjur dengan kapitalisasi Rp80 miliar,” tutup dia.

  (BEST PROFIT FUTURES).

Saham Jepang berfluktuasi terkait turunnya Nintendo Co untuk hari kedua menjelang laporan laba babak pertama,

sementara Astellas Pharma Inc mendukung kenaikan saham produsen obat karena investor

mengalihkan perhatian mereka ke neraca perusahaan seiring musim pelaporan yang masuk ke ayunan penuh.

Indeks Topix turun 0,2 persen pada istirahat perdagangan di Tokyo, setelah diperdagangkan di kisaran ketat yang memperlihatkannya mendapatkan gain sebesar 0,1 persen. (BEST PROFIT FUTURES).

Tentang jumlah yang sama pada saham naik maupun jatuh. Investor mengalihkan fokus mereka ke pendapatan untuk mengukur kesehatan Jepang Inc,

dengan lebih dari 350 perusahaan di Topix yang bersiap untuk menyerahkan

laporannya minggu ini, termasuk pembuat presisi-motor Nidec Corp pada hari Senin (BEST PROFIT FUTURES).

Sumber dari http://economy.okezone.com