PT Best Profit Futures Surabaya

Alasan Brunei Terapin Hukum Islam

Best Profit Futures – Brunei Darussalam adalah negara pertama di Asia Tenggara yang menerapkan hukum pidana syariah Islam pada tingkat nasional.

Masyarakat Brunei dan dunia internasional pun mengkhawatirkan pemberlakuan hukuman tersebut.

Namun, Jaksa Agung Brunei Darussalam Hayati Salleh berusaha meredakan kekhawatiran atas pelaksanaan hukuman itu. (Best Profit Futures)

“Sangat penting untuk kita dan masyarakat internasionalmemahami perbedaan ini dan tidak hanya berfokus pada hukuman,

melainkan pada proses pencarian bukti yang rumit dan ketat,” ucapnya seperti dilansir dari Australia Networks News, Jumat (2/5/2014).

Sebelumnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan kelompok HAM internasional mengutuk penerapan hukuman pidana syariah di Brunei.

Mereka menganggap hal tersebut merupakan kemunduran dari masyarakat modern.

Pada Kamis 1 Mei 2014 merupakan tahap awal penerapan hukuman syariah tersebut. Warga Brunei akan dikenakan denda dan

hukuman penjara apabila berperilaku tidak senonoh, tidak melaksanakan salat Jumat, serta hamil di luar nikah. (Best Profit Futures)

Menurut laporan, Pemerintahan Brunei akan menerapkan hukuman potong tangan dan cambuk apabila terbukti mencuri.

Penerapan hukuman syariah Islam tersebut membuat kemarahan di dalam negeri dan internasional.

Rencananya, tahun depan Sultan Brunei Hassanal Bolkiah juga akan menerapkan hukuman rajam sampai hukuman mati bagi yang melakukan sodomi dan perzinahan. (Best Profit Futures)

Dolar bertahan di dekat lima bulan tertinggi terhadap yen di tengah spekulasi bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga karena Bank of Japan mempertahankan pelonggaran moneter.

Mata uang AS telah menguat terhadap semua kecuali satu dari 16 mata uang utama dalam bulan ini karena kemungkinan berdasarkan pasar bahwa

The Fed akan menaikkan suku bulan depan naik menjadi 94 persen dari 71 persen pada akhir Oktober.

Indeks greenback tetap berada di dekat level tertinggi sembilan bulan setelah data pada hari Selasa menunjukkan penjualan ritel AS lebih kuat dari perkiraan dan

Presiden The Fed Boston Eric Rosengren mengatakan bank sentral akan memperketat dengan cepat stimulus fiskal tambahan.

Presiden terpilih Donald Trump telah mengusulkan meningkatkan pengeluaran dan pemotongan pajak.

Dolar sedikit berubah di level 109,02 yen pada pukul 09:10 pagi di Tokyo dari Selasa kemarin, ketika menyelesaikan keuntungan dua hari dan menyentuh level 109,34, tertinggi sejak 2 Juni.

Dolar telah menguat 4 persen dalam bulan ini. Indeks Bloomberg Dollar Spot, yang melacak mata uang terhadap

10 mata uang utama, naik 0,1 persen, memperpanjang kenaikan untuk bulan November menjadi 2,4 persen.

Sumber dari international.okezone.com