PT Best Profit Futures Surabaya

Alasan Antam Dapat Suntikan Dana Cukup Besar

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Pemerintah akan melakukan Penyertaan Modal Negara (PMN) atau suntikan modal untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekira Rp30 triliun.

Pasalnya, PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mendapatkan alokasi yang cukup besar untuk sektor pertambangan.

“Beraneka ragam (alokasinya) yang termasuk besar di pertambangan adalah PT Antam,” ujarnya Menteri BUMN Rini Soemarno, Jakarta, Rabu (BEST PROFIT FUTURES).

Hal ini, lanjutnya, dikarenakan Antam ingin menginvestasikan ke smelter. Serta, proses lanjutan ke pertambangan itu sendiri.

“Kalau konstruksi, karena banyak melakukan beberapa pembangunan di pelabuhan dan lain-lain itu mereka juga cukup besar,” ujarnya.

Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimoeldjono menjelaskan, pembagian PMN ini memang tidak serta merta untuk perusahaan pelat merah di bidang konstruksi, namun juga di bidang lainnya. (BEST PROFIT FUTURES).

Basuki membeberkan, akan ada tiga BUMN konstruksi atau karya yang akan menerima PMN tersebut.

Tidak hanya BUMN karya, jadi misalnya ada PT KAI, PT Pelindo. Cuma yang saya dengar kalau yang BUMN karya itu seperti PT Hutama Karya untuk jalan tol, Waskita Karya dan PT PP yang bakal dapat,” ucap Basuki.

Saham AS turun pada Jumat ini, memperpanjang penurunan mingguan pertama dalam empat pekan terakhir,

karena data pekerjaan menunjukkan pertumbuhan

yang stabil di pasar tenaga kerja mengirim Federal Reserve berada di jalur untuk kenaikan suku bunga tahun ini.

Produsen material memimpin penurunan pada hari Jumat, seiring emas dan perak ditutup untuk minggu terburuk sejak setidaknya November. (BEST PROFIT FUTURES).

saham industri jatuh setelah Honeywell International Inc mengalami anjlok terbesar sejak 2011 setelah target laba tidak sesuai dengan harapan.

Saham Tyson Foods Inc melemah setelah seorang analis menurunkan peringkat saham sementara mengutip “meningkatkan keyakinan” terhadap gugatan class action.

Indeks S & P 500 turun 0,3 % ke level 2,153.73 pada pukul 16:00 sore waktu New York, mendorong penurunan pekan ini menjadi 0,7 %.

Indeks Dow Jones Industrial Average melemah 31,26 poin atau 0,2 %, ke level 18,239.74. Pelemahan menjadi 0,4 % selama pekan ini.

Ekuitas pangkas kerugian dalam perdagangan sore karena investor berspekulasi bahwa pertumbuhan tidak cukup kuat untuk menjamin peningkatan laju pengetatan. (BEST PROFIT FUTURES).

Sumber dari http://economy.okezone.com