PT Best Profit Futures Surabaya

Aksi Ambil Untung Serang Pasar Saham AS

BEST PROFIT FUTURES – Saham-saham di Amerika Serikat (AS) ditutup tak berselera, lantaran data pekerjaan di sektor swasta dinilai tidak cukup untuk menjadi alasan melakukan pembelian.

Investor pun melakukan aksi ambil untung setelah kenaikan tinggi kemarin.

Menurut perusahaan riset MKM Partners, perdagangan yang terjadi minim dengan volume rendah, tersempit sejak 1993.

Meski demikian, indeks Dow dan S&P 500 masih memperoleh

keuntungan meski kecil dan memungkinkan indeks berakhir di rekor tertinggi.

Data dari ADP payrolls processor menunjukkan, data pekerjaan AS pada Juni tercatat mencapai 281.000 jauh melebihi ekspektasi 200.000,

namun masih lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya sebesar 217.000.  (Best Profit Futures )

“Kemungkinan cukup baik bahwa kami akan segera menembus level 17.000, tapi orang-orang ragu untuk menempatkan taruhan besar

menjelang laporan penggajian, terutama dengan likuiditas pasar sangat tipis,” kata kepala strategi investasi Chicago Northern

Trust Investasi Global, Jim McDonald, seperti dilansir dari Reuters, Kamis (3/7/2014).

“Masuk akal untuk melihat konsolidasi sedikit setelah kenaikan kemarin,” tambah dia.  (Best Profit Futures )

Indeks Dow Jones Industrial Average (DJI) naik 20,17 poin atau 0,12 persen ke 16.976,24, indeks S&P 500 (SPX) naik 1,3 poin atau 0,07 persen

ke 1.974,62 dan Nasdaq Composite (IXIC) turun 0,92 poin atau 0,02 persen ke 4.457,73.

Sekitar 61 persen dari saham yang diperdagangkan di New York Stock Exchange ditutup melemah, sementara 53 persen saham yang terdaftar di Nasdaq berakhir di teritori negatif.

Data pertukaran BATS mencatat sebanyak 4,790 miliar lembar saham diperdagangkan di semua platform AS, jauh di bawah rata-rata 6,15 miliar.

   (Best Profit Futures )

Saham Jepang menguat seiring melemahnya yen meningkatkan prospek bagi eksportir, setelah Federal Bureau of Investigation mengatakan bahwa mereka

mempertahankan kesimpulan sebelumnya bahwa penanganan Hillary

Clintonnuntuk e-mailnya bukan merupakan kejahatan.

Indeks Topix melompat 1,4 persen pada pukul 09:14 pagi waktu Tokyo,

setelah membukukan kinerja terburuk mingguannya sejak Juli pekan lalu.

Yen jatuh 1 persen terhadap dolar dan berjangka pada S & P 500 Index berjangka melonjak seiring aset berisiko membuat gain global.

Ekuitas merosot pekan lalu seiring menipisnya keunggulan suara kandidat Demokrat untuk memenangkan 8 November nanti melawan calon Partai Republik

Donald Trump dalam jajak pendapat belakangan ini ketika FBI mengungkapkan bahwa mereka

membuka kembali penyelidikan atas penggunaan server e-mail yang tidak sah.  (Best Profit Futures )

Lebih dari 150 perusahaan Topix dijadwalkan untuk melaporkan pendapatan pada hari Senin, termasuk Isuzu Motors Ltd dan Nissin Corp.

Kontrak pada S & P 500 naik 1,3 persen setelah indeks dasar ekuitas ini turun 0,2 persen pada hari Jumat untuk memperpanjang penurunan beruntun terpanjangnya

dalam lebih dari tiga dekade terkait data ekonomi terbaru mendukung spekulasi suku bunga akan naik sebelum akhir tahun dan investor tetap waspada sebelum pilpres AS presiden.  (Best Profit Futures )

Sumber dari http://economy.okezone.com/