PT Best Profit Futures Surabaya

Akhir Pekan, Harga Emas Antam Turun Rp 3.000/Gram

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Hari ini, harga emas batangan Logam Mulia milik PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun dibandingkan perdagangan kemarin. Harga pembelian kembali (buyback) pun ikut terkoreksi.

Seperti dikutip dari situs resmi Logam Mulia Antam, Jumat (19/12/2014), harga emas Antam tercatat Rp 527.000 per gram. Turun dibandingkan perdagangan sebelumnya yaitu Rp 530.000 per gram. (BEST PROFIT FUTURES)

Sedangkan harga buyback emas Logam Mulia Antam juga turun dari Rp 479.000 per gram menjadi Rp 477.000 per gram.

Berikut daftar harga emas Antam hari ini:

500 gram Rp 243.800.000
250 gram Rp 122.000.000
100 gram Rp 48.850.000
50 gram Rp 24.450.000
25 gram Rp 12.250.000
10 gram Rp 4.930.000
5 gram Rp 2.490.000
1 gram Rp 527.000

Gagal mempertahankan penguatannya setelah data yang lebih lemah dari perkiraan untuk laporan nonfarm payrolls AS, emas berjangka sekarang jatuh sampai ke level key support jangka panjang. (BEST PROFIT FUTURES)

Kebanyakan analis mencermati level $ 1.250 seiring level itu merupakan level support kunci untuk reli 2016; Namun emas justru kokoh di bawah level tersebut,

dimana logam kuning ini terakhir diperdagangkan di level $ 1,249.80 per ounce, turun 0,25% pada hari Jumat.

Analis mengatakan bahwa ada potensi emas jatuh ke level kunci lainnya yang pada akhirnya bisa menandakan akhir untuk uptrend logam mulia ini.

Tekanan jual terbaru telah mendorong logam kuning turun hampir 6% sejak awal pekan ini.

“Emas masih berusaha menemukan titik bawah teknis dan menjadi sangat sulit untuk menebak di mana harga akan menetap,” kata Bill Baruch, analis pasar senior di iiTrader.

Dia mencatat bahwa laporan payrolls AS tidak memberikan emas banyak dukungan

karena angka tersebut masih cukup baik bagi Fed untuk menaikkan suku bunga pada bulan Desember. (BEST PROFIT FUTURES)

Dalam sebuah wawancara di CNBC, Presiden Fed Cleveland Loretta Mester menggambarkan

laporan kerja sebagai angka yang “solid” meskipun angka yang dirilis lebih lemah dari yang diharapkan.

Jessica Fung, analis senior di pasar BMO Capital juga sepakat bahwa emas memiliki peluang untuk penurunan lebih jauh dalam jangka pendek dan dalam beberapa bulan

ke depan seiring pasar mulai melihat adanya kenaikan dalam suku bunga, yang akan memberikan lebih banyak dukungan untuk dolar AS. (BEST PROFIT FUTURES)

Fung menambahkan bahwa sebagian besar penjualan merupakan hal teknis seiring penurunan menyebabkan perdagangan stop-loss

dimulai sehingga tidak ada hal yang bisa diberitahukan untuk sejauh mana harga akan jatuh dalam waktu dekat.

Meskipun emas terus menyerahkan kenaikannya sejak awal tahun ini beberapa analis masih memiliki harapan bahwa pasar dapat bangkit kembali.

Dalam sebuah wawancara awal pekan ini, Ole Hansen mengatakan bahwa emas tetap di berada uptrend-nya selama harga dapat terus bertahan di level $ 1200. (BEST PROFIT FUTURES)

Adam Button, analis senior di Forexlive.com mengatakan bahwa pedagang harus menunggu sampai hari ini.

Dia mencatat bahwa penurunan harga emas selama seminggu lalu berkaitan dengan ditutupnya pasar Cina.

“Jumat lalu jelas tidak ada selera untuk pembelian emas namun investor mungkin memiliki kesempatan kedua dan kami harus menunggu untuk melihat apakah ada permintaan yang kuat hari ini ketika pasar Cina dibuka kembali,” katanya.

Button juga sepakat bahwa meskipun emas telah kehilangan pijakan yang signifikan minggu lalu, dia tidak akan mengharapkan untuk melakukan short selling sampai level terendah Juni di sekitar level $ 1,220 terlewati. (BEST PROFIT FUTURES)

Sumber dari http://finance.detik.com