PT Best Profit Futures Surabaya

Aher Gembira Pemerintah Pusat Ambil Alih Bandara Kertajati

Best Profit Futures – Bandung -Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menyambut positif keputusan pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub)

yang mengambil alih biaya pembangunan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Kabupaten Majalengka.

Selanjutnya, BUMD Pemprov Jabar yakni PT BIJB akan difokuskan ke pembangunan kawasan Aeropolis.

Menurut dia, pihaknya sangat mengapresiasi sikap Presiden Jokowi dalam kunjungan kerja ke lokasi BIJB di Kertajati, Kabupaten Majalengka, Kamis kemarin (Best Profit Futures).

Dalam kesempatan itu, pemerintah pusat menyatakan mengambil alih pekerjaan sisi udara (runway) yang tinggal 20% dengan total kebutuhan dana Rp 1 triliun,

sementara sisi darat (seperti terminal penumpang) yang baru mulai dikerjakan memerlukan biaya Rp 2,1 triliun yang seluruhnya bersumber dari APBN. Sebelumnya,

tanggungjawab pembangunan terminal penumpang berada di tangan Pemprov Jabar.

“Ini membuat proses keseluruhan pembangunan ke depan fokus dan simultan. Pekerjaan besar sisi udara dan darat ditangani pemerintah pusat cq Kementerian Perhubungan,

sedangkan PT BIJB dengan kapasitasnya akan membangun area bisnis Aeropolis,” kata Aher di Bandung, Jumat (15/1/2016). (Best Profit Futures).

Sejak dirintis pertama tahun 2003, dan pertama kali dikucurkan dalam periode pemerintahan pertama Aher tahun 2009, APBD Pemprov Jabar yang telah diguyur ke BIJB hingga kini sudah mencapai Rp 1,3 triliun.

Dari angka itu, Rp 800 miliar diperuntukan untuk pembebasan lahan yang kini sudah mencapai 1.000 hektar, dari kebutuhan 1.800 hektar dan sisanya untuk penyertaan modal PT BIJB.

Pemprov Jabar siap mengganggarkan Rp 800 miliar dalam pembebasan sisa lahan pada tahun-tahun ke depan.

Aher meminta pemerintah pusat tetap menggunakan desain yang sudah dibuat yang memadukan teknologi tinggi dan budaya Jawa Barat.

Juga, meminta selalu memprioritaskan Majalengka dan Jawa Barat agar tetap yang pertama menikmati dampak positif ekonomi bandara, sekaligus meminta PT BIJB tetap dilibatkan dalam operasional bandara ketika kelak sudah selesai.

“PT BIJB sendiri akan kami arahkan untuk berkongsi dengan BUMD milik Pemkab Majalengka dan investor strategis agar fokus mengelola pembangunan kawasan bisnis Aeropolis. Kami akan kawal agar segera muncul bentuk kerjasama secara regulasi, sehingga pembangunan semua sektor di BIJB bisa berbarengan,” katanya.

Investor strategis tersebut diharapkan berasal dari pengusaha nasional, meski tidak menutup kemungkinan dari investor asing yang sudah banyak melamar. Yang penting, kata Aher, investor memiliki kesiapan modal dan teknologi dalam pembangunan Aeropolis.

“Kami juga meminta para pihak agar terus menggenjot pembangunan Tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan, agar daya dukung ke BIJB kian kuat. Harapannya, keduanya bisa selesai dalam waktu berdekatan. Sudah saatnya Jabar sebagai provinsi penduduk terbesar di Indonesia memiliki bandara internasional dengan akses yang paling lengkap,” pungkasnya.

Sumber : detik.com