PT Best Profit Futures Surabaya

Adopsi Smartphone Negara Ini Tertinggi di Dunia

BEST PROFIT FUTURES SURABAYA – Asia memimpin untuk urusan adopsi dan intensitas penggunaan smartphone. Lebih mengerucut lagi, Singapura berada di urutan teratas, mengalahkan Korea Selatan.

Berdasarkan studi Consumer Barometer yang dirilis Google, adopsi smartphone di Singapura adalah yang tertinggi di dunia, yakni 85%. Tak heran, negeri tetangga ini mendapat julukan ‘Negara Smartphone’.

Sementara itu, Korea Selatan yang sebelumnya menempati urutan teratas, seperti dikutip dari Channel News Asia, Selasa (4/11/2014) kini berada setelahnya dengan tingkat adopsi 80%.

Dikatakan Google, riset ini dilakukan oleh perusahaan riset pasar TNS yang melibatkan 46 negara dan 150 ribu wawancara. (BEST PROFIT FUTURES)

Mereka ditanyai mengenai kebiasaan seperti penggunaan perangkat dan akses online, bagaimana mereka berbelanja dan menonton tayangan, serta peran digital dalam kehidupan sehari-hari.

Studi ini juga memperlihatkan, semakin banyak orang Asia yang mengakses internet di smartphone ketimbang komputer desktop.

Dalam postingannya, Chief Marketing Officer Google Asia Pacific Simon Kahn mengatakan tren ‘mobile-first’ sangat lazim di negara-negara Asia, terutama Asia Tenggara.

“Adopsi smartphone mengambil alih adopsi komputer untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir. Tren ini terlihat di negara-negara seperti Singapura,

Malaysia, Indonesia, belum lagi Hong Kong dan China,” sebutnya.

Temuan lain dari studi ini, negara-negara di Asia memiliki laju jumlah pengguna internet di smartphone tertinggi. Tidak ada negara lain di luar Asia yang memperlihatkan tren ini.(BEST PROFIT FUTURES)

Emas naik untuk hari keempat untuk perdagangan dekat dua minggu tertinggi menjelang peninjauan kebijakan pada Bank Sentral Eropa

yang mungkin menjelaskan prospek untuk program pelonggaran kuantitatif dan kepemilikan investor dana yang diperdagangkan di bursa diperluas lagi.

Bullion untuk pengiriman segera naik sebanyak 0,3 % ke level $ 1,273.19 per ons, dan berada di level $ 1,271.56 pada pukul 1:04 siang waktu Singapura, (BEST PROFIT FUTURES)

menurut harga dari Bloomberg. Logam ini menguat ke level $ 1,273.45 pada hari Rabu, level tertinggi sejak 5 Oktober dan itu naik 1,7 % selama minggu ini karena pelemahan dolar.

Emas telah rally 20 % pada tahun ini, didorong oleh pelonggaran kebijakan moneter di seluruh dunia. Ekonom yang disurvei oleh Bloomberg mengatakan Presiden

ECB Mario Draghi tidak mungkin untuk mengumumkan langkah-langkah baru sebelum bulan Desember, meskipun pertumbuhan dan inflasi tetap lemah.

Di AS, kemungkinan bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunda di bulan Desember adalah 64 %, turun dari sebelumnya 68 % pada minggu lalu,

setelah sebuah laporan menunjukkan inflasi inti AS naik kurang dari yang diperkirakan.

Sumber dari http://inet.detik.com