PT Best Profit Futures Surabaya

9.500 Ton Daging Kerbau Impor India Siap Masuk RI Bulan Ini

9.500 Ton Daging Kerbau Impor India Siap Masuk RI Bulan Ini

Best Profit

Best Profit Futures – Perum Bulog memastikan akan mengimpor 9.500 ton daging kerbau asal India. Impor daging kerbau impor tersebut akan dilakukan secara bertahap hingga akhir Agustus ini.

Direktur Utama Perum Bulog, Djarot Kusumayakti usai Rapat Koordinasi Pangan mengungkapkan, jumlah kuota impor daging kerbau India yang sudah ditetapkan sebanyak 9.500 ton. Ada beberapa jenis daging kerbau yang akan didatangkan. (Best Profit Futures)

“Jadi dong (impor daging kerbau). Kuotanya 9.500 ton. Berbagai jenis, kan di India istilahnya mereka prosotan, seluruh daging dijadikan satu. Rata-rata gitu lho,” ujar dia di kantor Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta, Senin (Best Profit Futures).

Djarot lebih lanjut menjelaskan, daging kerbau impor asal India akan masuk bulan ini secara bertahap. Kuota impor tersebut untuk Agustus saja, sementara sampai akhir tahun tergantung jatah impor yang diberikan pemerintah.

“Bulan ini masuk, secara bertahap. Itu untuk sampai akhir bulan ini. Kalau sampai akhir tahun ya tergantung kuotanya, kalau ditambah ya,” papar dia.

Djarot menegaskan, daging kerbau yang diimpor oleh Bulog dari India dijamin bebas penyakit kuku dan mulut seperti yang dikhawatirkan masyarakat.

“Tidak lah (penyakit), kan sudah diperiksa. Dijamin kan ada orang dari tim kesehatan yang sudah ke sana (India),” Djarot menerangkan.

Sedangkan Mendag Enggar Lanjutkan Impor Daging Kerbau dari India

Menteri Perdagangan ‎(Mendag), Enggartiasto Lukita menegaskan akan tetap melanjutkan rencana impor daging kerbau India yang telah ditetapkan menteri sebelumnya Thomas Trikasih Lembong. Daging kerbau impor dijanjikan mulai membanjiri pasar Indonesia pada bulan ini.

“Impor daging kerbau dari India tetap jalan. Apa yang sudah diputuskan akan jalan,” kata Enggar saat berbincang dengan wartawan usai Blusukan di Pasar Modern BSD, Jakarta, Minggu (Best Profit Futures).

Dia memastikan, impor daging kerbau dari Negeri Bollywood itu akan masuk ke Indonesia pada Agustus ini. “Mudah-mudahan bulan ini (impor masuk),” jelas Enggar yang baru hampir dua pekan itu menjabat sebagai Mendag.

Diakuinya, suplai atau pasokan daging sapi saat ini masih terjadi defisit sehingga belum mampu mencukupi kebutuhan masyarakat. Dengan begitu, harus ada keseimbangan dari pasokan luar negeri.

“Kita sadar masih adaa defisit (stok), ketersediaan dalam negeri belum mampu memenuhi kebutuhan pasar. Jadi harus ada keseimbangan dari luar walaupun kita tetap perlu bikin roadmap untuk kemandirian pangan. Saya tidak anti asing, kalau mereka mau silakan investasi sama-sama di sini,” jelasnya.

Terkait banyak penolakan sejumlah pihak atas rencana impor daging kerbau maupun jeroan dari India ke Indonesia, Enggar mengatakan daging kerbau tak kalah enak untuk dikonsumsi dibanding daging sapi.

“Sebenarnya orang tidak usah takut makan daging kerbau. Kalau saya ke Kendal, ‎cari sate kerbau, ke Sulawesi nyari sop daging kerbau. Itu (daging kerbau) enak,” tegas dia(Best Profit Futures)

Sumber : liputan6.com