PT Best Profit Futures Surabaya

5 Fakta Terkini Penyerangan Polsek Ciracas oleh Oknum TNI

Penyerangan Polsek Ciracas, Jakarta Timur, oleh oknum TNI AD terus diusut. Sejumlah fakta terbaru terungkap. BEST PROFIT

Penyerangan berawal saat oknum TNI Prada Muhammad Ilham (MI) menyebarkan berita bohong atau hoax ke rekannya hingga menyebabkan Polsek Ciracas diserang pada Sabtu, 29 Agustus 2020, dini hari.

Sejumlah kendaraan dan bangunan di Polsek Ciracas dirusak hingga dibakar. Selain Polsek Ciracas, Polsek Pasar Rebo diserang. Belakangan diketahui, perusakan itu diduga disebabkan oknum anggota TNI, Prada Muhammad Ilham. Prada Ilham, yang mengalami kecelakaan tunggal, mengaku dikeroyok sehingga memicu perusakan itu.

Teranyar, Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman menyampaikan jumlah sipil yang menjadi korban penyerangan kini totalnya 76 orang. Dudung juga menyampaikan kondisi Prada Ilham yang masih menjalani perawatan. PT BESTPROFIT FUTURES

Berikut ini 5 fakta terkini penyerangan Polsek Ciracas:

Prada Ilham Luka di Kepala

Prada Ilham mengalami luka di bagian kepala. Pangdam Jaya, Mayjen TNI Dudung Abdurachman tidak menjelaskan secara rinci apakah luka yang dialami Prada Ilham adalah luka berat atau tidak. Dia hanya mengatakan Prada Ilham bisa mendapat luka di kepala dari jatuh dari motor.

“Kan jatuh dari motor,” Dudung di Koramil 05/Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (2/9/2020).

Motif Prada Ilham Sebar Hoax Masih Diselidiki

Kondisi Prada Ilham belum stabil sehingga belum bisa memberikan informasi. Dia pun mengaku belum mendapat informasi lebih lanjut terkait motif Prada Ilham menyebarkan berita palsu ke teman-temannya. Sebab, penyelidikan dilakukan pusat polisi militer (puspomad). PT BESTPROFIT

“Kalau Prada MI, jadi silahkan tanyakan ke Letjen Dodik Widjanarko (Danpuspomad) karena beliau yang mengusut. Dan yang bersangkutan (Prada Ilham) masih dirawat, jadi belum stabil sehingga belum bisa memberikan informasi,” terangnya.

Masyarakat Jangan Khawatir, Perusakan Dilakukan Oknum

Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman memohon maaf atas insiden penyerangan Polsek Ciracas. Dudung mengatakan perusakan tersebut hanya dilakukan segelintir oknum TNI.

“Itu hanya dilakukan oleh segelintir oknum TNI yang tentunya kami mohon maaf yang sebesar-besarnya karena orang yang tidak bersalah menjadi korban yang tidak mengerti apa-apa. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir, tidak perlu khawatir ke kami TNI, itu hanya segelintir orang saja. Kami sangat dekat dengan masyarakat,” kata Mayjen Dudung, di Koramil 05/Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (2/9/2020).

Dudung mengatakan masyarakat tak perlu khawatir sebab TNI dekat dengan masyarakat. Menurut Dudung, peristiwa yang terjadi Sabtu (29/8) lalu adalah musibah. BESTPROFIT

Sumber : detik