PT Best Profit Futures Surabaya

49,7% Energi Pembangkit Listrik dari Minyak Bumi

Best Profit Futures – Minyak bumi masih mendominasi bauran energi bahan bakar pembangkit, yaitu sebesar 49,7 persen.

Pemerintah akan berupaya untuk menurunkan ketergantungan ini hingga menjadi 25 persen tahun 2025.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Jarman, menyebutkan peran batu bara dan gas bumi akan ditingkatkan demikian juga dan energi baru terbarukan.

Dia mengatakan, bangsa Indonesia memiliki banyak cadangan pasokan batu bara sehingga lebih layak diperhitungkan untuk dipergunakan.

Ke depan, Jarman memperkirakan, hingga 10 tahun ke depan, batu bara akan tetap menjadi

pemasok utama bahan bakar pembangkit di Asia Tenggara. (Best Profit Futures)

Dirinya mengingatkan, dalam memanfaatkan batu bara ada tiga faktor yang harus diperhatikan,

pertama masalah sekuriti pasokan batu bara, kedua, keekonomian dan ketiga lingkungan.

“Faktor lingkungan itu harus diperhatikan, jangan membakar batu bara saja tapi environmentalnya tidak terpenuh, karena kita tahu batu bara itu menghasilkan emisi yang cukup besar,

karena itulah perlu dicari teknologi yang dapat memenuhi tiga kriteria tadi,” ujar Jarman, dilansir dari laman Ditjen Migas Kementerian ESDM, Kamis (4/9/2014).

Pemerintah telah mengeluarkan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) untuk batu bara, diharapkan dapat berjalan sesuai

dengan apa yang direncanakan sehingga dapat memenuhi kebutuhan terutama untuk pembangkit tenaga listrik.

Bila penggunaan batu bara saat ini baru sekitar 50 persen, diharapkan pada tahun 2020, batu bara dapat menyumbang 63 persen dari bauran energi nasional untuk sub sektor kelistrikan.

  (Best Profit Futures)

Saham Jepang turun bersamaan dengan spekulasi dari calon presiden AS Hillary Clinton yang kehilangan kepemimpinan yang

kuat kepada Donald Trump karena kontroversi e-mail, memacu ketidakpastian bagi investor dan meredam resiko.

Indeks Topix berada di 0,3 % lebih rendah pada pukul 9:01 pagi waktu Tokyo. Lebih dari 500 perusahaan pada indeks acuan akan

dijadwalkan untuk merilis labanya pada minggu tersibuk musim laba, yang akan diumumkan pada hari Senin.

Yen menguat terhadap dolar untuk hari kedua setelah FBI mengatakan pada Jumat itu menemukan e-mail yang mungkin berkaitan dengan penyelidikan dari kandidat partai Demokrat Clinton. (Best Profit Futures)

Kontrak pada Indeks S & P 500 turun 0,3 % pada hari Senin. Clinton memiliki 46 persen suara, melawan Trump 45 persen,

menurut sebuah jajak pendapat dari ABC News / Washington Post. Sekitar sepertiga dari pemilih mengatakan bahwa mereka cenderung mendukung pengungkapan terbaru Clinton yang diberikan dari Direktur FBI James Comey,

sementara 63 persen mengatakan tidak ada bedanya. (Best Profit Futures)

Di Tokyo, Indeks Topix bersiap untuk keuntungan bulanan terbesar sejak Juli karena mata uang Jepang turun sekitar 3 % terhadap dolar,

mendorong kenaikan disektor eksportir yang diperkirakan untuk tahun ini. Lebih dari 233 perusahaan yang akan merilis labanya pada Senin ini, termasuk Honda Motor Co, Panasonic Corp, Fanuc Corp, dan Murata Manufacturing Co. (Best Profit Futures)

Sumber dari http://economy.okezone.com